TribunMedan/
Home »

Sumut

Banyak Keluhan Seperti Air Macet Sampai Keruh, Ini Tanggapan Delviandri

"Untuk pengembangan pelayanan kita telah membangun Instalasi Pengelolaan Air (IPA) untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan,"

Banyak Keluhan Seperti Air Macet Sampai Keruh, Ini Tanggapan Delviandri
Tribun Medan / HO
Direktur Air Minum PDAM Tirtanadi Delvriyandri, saat memberikan jawaban atas pertanyaan masyarakat pelanggan di kegiatan Sosialisasi Kenaikan Tarif Air di Kantor Camat Medan Petisah, Kamis (20/4/2017). (Tribun Medan / HO) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PDAM Tirtanadi berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dikawasan kota Medan sekitarnya.

Terlebih lagi kenaikan tarif salah satu faktor berhubungan dengan kenaikan tarif listrik, terlebih lagi pertahunnya PDAM membayar tagihan listrik sebesar Rp 15 Milyar belum lagi dengan kebutuhan lainnya dalam pengelolaan air.

"Untuk pengembangan pelayanan kita telah membangun Instalasi Pengelolaan Air (IPA) untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan,"ini disampaikan Direktur Air Minum PDAM Tirtanadi Delvriandri, dalam acara sambung rasa pelanggan dengan PDAM Tirtanadi, di aula kantor Kecamatan Medan Petisah, Kamis (20/4/2017).

Dikatakannya, sumber mata air di Sibolangit masih tetap yang terbaik pada saat ini. "Ini berdasarkan tim ahli dari Belanda,"ucapnya.

Baca: Honor Komisaris Astra International Capai Rp 1,2 Miliar Per Bulan

Namun sumber air dari Sibolangit hanya sampai di Johor saja, dimana untuk itu dikelola air sungai seperti di Sunggal, Delitua, Martubung, Hamparan Perak sedangkan di denai menggunakan mesin pompa yang tentunya membutuhkan biaya cukup besar.

Bila dibandingkan dengan daerah lain, dengan kenaikan air tentu tidak terlalu mahal dibandingkan seperti Jakarta dan Bandung ataupun di Pekanbaru.

Dalam pertemuan tersebut, Camat Medan Petisah,Syamsul Effedi Rambe mengingatkan kenaikan tarif tidak hanya sekedar peningkatan pelayanan mutu kualitas dan kuantitas semata akan tetapi juga diiringi dengan pencatat meteran.

Karena menurutnya, banyak pelanggan yang kaget ketika saat membayar tagihan terjadi pembengkakan rekening.

"Untuk itulah kita meminta ini menjadi masukan sebab hal-hal yang seperti inilah terjadi dilapangan,"ucapnya.

Halaman
12
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help