Medan Hanya Dapat 10 Ribu Blanko e-KTP, Disdukcapil Utamakan Warga Usia 17-19 Tahun

Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Medan, Syaiful Chalid Siregar menyebutkan bahwa tak semua masyarakat dapat menerima blanko e-KTP.

Medan Hanya Dapat 10 Ribu Blanko e-KTP, Disdukcapil Utamakan Warga Usia 17-19 Tahun
Tribun Medan/Hendrik
Ratusan warga memadati Kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Medan, Kamis (20/4/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kelangkaan blanko e-KTP mengharuskan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) cermat memilih kebijakan.

Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Medan, Syaiful Chalid Siregar menyebutkan bahwa tak semua masyarakat dapat menerima blanko e-KTP.

Masyarakat yang berhak menerima blanko e-KTP ialah masyarakat yang belum pernah memiliki kartu tanda pendudukan (KTP), alias masyarakat yang berusia 17-19 tahun.

Baca: NEWS VIDEO: 10 Ribu Blanko e-KTP Tiba, Disdukcapil Medan Dipadati Warga Sejak Pagi

Baca: Binjai Dapat 8 Ribu Blanko e-KTP, Ini Kata Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Medan

"Hanya dapat 10 ribu blanko, padahal Surat Keterangan Pengganti e-KTP sudah lebih 150 ribu. Kita akan prioritaskan kategori pemula, yaitu berusia 17-19 tahun yang belum pernah memiliki e-KTP," jelas Syaiful kepada Tribun-medan.com, Kamis (20/4/2017).

Hal ini bukanlah keputusan Disdukcapil Medan, melainkan arahan langsung Kemendagri mengingat saat ini masyarakat berusia 17-19 tahun sangat membutuhkan tanda pengenal.

"Ini instruksi pusat dengan pertimbangan mereka belum pernah memiliki KTP, dan saat ini sedang tahun ajaran baru," sambungnya.

Percetakkan blanko akan dimulai pada Selasa (24/4/2017) mendatang. Syaiful meyakini pada hari tersebut akan terjadi lonjakkan masyarakat sehingga pihaknya akan membuka loket baru di lantai satu Disdukcapil Medan. Sebelumnya pengurusan e-KTP dilaksanakan di lantai tiga Disdukcapil Medan.

"Pasti ramai, sekarang saja sudah ramai. Masyarakat di atas 20 tahun saya harap bersabar," ucapnya mengakhiri.(*)

Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help