Home »

News

» Jakarta

Pilgub Jakarta

Ruhut: Kalau Ibu Kota Pindah ke Palangkaraya, Anies Baswedan Jadi Gubernur Desa Besar

"Oh saya bangga lihat Ahok. Statementnya, 'Tuhan yang memberi jabatan saya dan Tuhan juga yang mengambilnya. Saya siap untuk itu.' Waduh keren.''

Ruhut: Kalau Ibu Kota Pindah ke Palangkaraya, Anies Baswedan Jadi Gubernur Desa Besar
youtube
Ruhut Sitompul. (youtube) 

TRIBUN-MEDAN.COM, JAKARTA -  Juru Bicara Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok)- Djarot Saiful Hidayat, Ruhut Sitompul mengaku bangga dengan sikap yang ditunjukkan Ahok menyikapi kekalahannya dari pasangan Anies Baswedan- Sandiaga Uno dalam Pilkada DKI.

Ia menegaskan, sejak awal pihaknya siap untuk menang maupun kalah.

"Oh saya bangga lihat Ahok. Statementnya, 'Tuhan yang memberi jabatan saya dan Tuhan juga yang mengambilnya. Saya siap untuk itu.' Waduh keren," kata Ruhut saat dihubungi, Kamis (20/4/2017).

Anies, kata dia, diuntungkan dengan beberapa kondisi.

Salah satunya dengan kejadian yang menimpa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Novel Baswedan yang beberapa waktu lalu terkena siraman air keras.

" Novel Baswedan itu pahlawan pencegah, pemberantasan korupsi. Kita harus acungi jempol. Dengan dia disiram air keras, sekarang lagi berjuang untuk matanya di Singapura, Anies lah yang menikmati itu. Kan sepupu kandung, kata Anies. Jadi dianggap empati lah," tutur Ruhut.

Termasuk Wisata Al Maidah yang menyebut akan menggerakkan massa untuk mengawasi Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ruhut menyebutkan, hal itu sempat membuat warga Tionghoa takut untuk memilih.

"Bahkan mereka bilang ada 1,6 juta (orang) menunggu di sekitar Jakarta. Ya, orang takut dong," kata dia.

Ruhut juga sempat menyinggung wacana pemindahan Ibu Kota dari Jakarta ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, yang beberapa waktu terakhir cukup ramai diperbincangkan.

Halaman
12
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help