Breaking News

Simpan Sabu 14 Gram di Anus, Aktor Malaysia Berkilah Mau Cari Disc Jockey di Medan

Menurut Kabag Wassidik Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP JHS Tanjung, berdasarkan pemeriksaan sementara Benjy mengaku datang ke Medan untuk mencari pema

Simpan Sabu 14 Gram di Anus, Aktor Malaysia Berkilah Mau Cari Disc Jockey di Medan
Tribun Medan/Indra
Pihak Bea dan Cukai bandara Kualanamu menangkap artis asal Malaysia Khaireyll Benjamin Bin Ibrahim alias Benjy (38) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Khaireyll Benjamin Bin Ibrahim alias Benjy (38), aktor Malaysia yang ditangkap di Bandara Kualanamu karena ketahuan menyeludupkan sabusabu seberat 14 gram di anus.

Menurut Kabag Wassidik Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP JHS Tanjung, berdasarkan pemeriksaan sementara Benjy mengaku datang ke Medan untuk mencari pemain Disc Jockey (DJ). Ia rencana dirinya berada di Medan selama dua hari.

“Seharusnya hari ini dia pulang, karena memang mau dua hari saja di Medan. Berdasarkan pengakuan dia katanya mau cari pemain DJ untuk dipekerjakan di tempat hiburan malam yang ada di Malaysia,” ujar JHS Tanjung yang hadir dalam acara konferensi pers yang digelar oleh pihak Bea dan Cukai Kualanamu Kamis, (20/4/2017).

Baca: TOP NEWS: Benjy, Aktor Malaysia Tertangkap di Bandara Kualanamu Karena Simpan Sabu di Anus

Baca: Enggak Kapok! Sudah 4 Kali Terjerat Kasus Narkoba di Malaysia, Benjy Nekat Bawa Sabu ke Medan

Baca: Tertangkap Lima Kali Kasus Narkoba, Artis Malaysia Ini Kalahkan Rekor Imam S Arifin

Baca: Benjy Harusnya Sudah Dihukum Gantung di Malaysia, Kok Bisa Bawa Sabu ke Medan?

Disebut kalau saat ini pihaknya masih belum percaya atas pengakuan dari Benjy ini. Maka dari itu pihaknyapun akan melakukan pendalaman atas kasus itu.

"Kita masih dalami ini karena dia juga sudah kita cek ternyata belum pernah ke Medan. Dia juga datang ke Medan ini sendiri jadi apa mungkin dapat DJ di Medan. Kita tanya kenapa gak dicari dari Jakarta katanya kalau di Jakarta mahal. Ini yang mau kita dalami jangan-jangan mau buat sel baru," kata JHS Tanjung.

Sebelumnya dijelaskan kalau yang bersangkutan sendiri seharusnya sudah mati karena sudah pernah divonis di Malaysia dengan hukuman gantung karena kasus narkoba.

Hal ini pun dibenarkan oleh Benjy.

Sayang kepada wartawan dirinya belum bersedia untuk diwawancarai.(*)

Penulis: Arifin Al Alamudi
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help