Dua Pria Bersenjata Api yang Aniaya Karyawati, Diduga Dendam pada Pimpinan Koperasi

Ada indikasi, dua pelaku berpistol yang sempat menyiksa dua pegawai hendak menghabisi nyawa pimpinan koperasi bernama Luthner Habean.

Dua Pria Bersenjata Api yang Aniaya Karyawati, Diduga Dendam pada Pimpinan Koperasi
Tribun Medan/Array
Petugas Polsekta Sunggal saat melakukan pemeriksaan terhadap pegawai Kantor KSP Raptama di Jl Bougenville, Medan Tuntungan. Dua karyawati sempat ditodong dan siksa dengan pistol, Kamis (20/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Penyerangan kantor Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Raptama di Kompleks Kejaksaan Jalan Bougenville, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan Kamis (20/4/2017) kemarin diduga bermotif dendam.

Ada indikasi, dua pelaku berpistol yang sempat menyiksa dua pegawai hendak menghabisi nyawa pimpinan koperasi bernama Luthner Habean.

Kapolsek Delitua, Kompol Wira Prayatna belum mau menjelaskan secara detail apakah kasus ini menyangkut dendam atau murni perampokan.

Namun diduga kuat, pelaku adalah orang yang mengenal pimpinan koperasi.

Baca: BREAKING NEWS: Dua Pria Bersenjata Api Todong dan Pukul Karyawati Kantor Koperasi\

Baca: Cari Dua Pria Bersenjata Api Penganiaya Karyawati Koperasi, Polisi Lihat CCTV di Rumah Warga

Baca: NEWS VIDEO: Ini Pengakuan Dua Wanita yang Ditodong Senjata Api oleh Perampok

Baca: NEWS VIDEO: Pemuda Ini Sempat Tangkap Perampok, Tapi Dilepaskan Lagi Karena Ditodong Pistol

"Kasusnya masih kami selidiki mas. Anggota masih berada di lapangan melakukan pengejaran terhadap pelaku," kata Wira, Jumat (21/4/2017).

Pascapenyerangan, polisi dikabarkan menyita sejumlah dokumen menyangkut nama-nama nasabah koperasi. Polisi ingin mendalami apakah penyerangan ini ada kaitannya dengan nasabah atau tidak.

Adapun dua orang pegawai yang terluka akibat dipukul pakai pistol, yakni Lorinta Berutu (23) dan Lina Solin (29).

Dari penuturan keduanya, pelaku berpistol itu menanyakan keberadaan pimpinan koperasi lalu melakukan penyerangan.

Dalam insiden ini, tidak ada barang berharga dibawa pelaku. Padahal, kata pegawai, di dalam kantor ada uang jutaan milik para nasabah.(*)

Penulis: Array A Argus
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help