TribunMedan/

Gus Mus: Ulama Kok Pimpin Demo, Ini Aneh Sekali

Ulama asal Rembang KH Mustofa atau Gus Mus mengomentari banyaknya sebutan ustaz atau ulama yang mendadak melekat pada diri sesorang.

Gus Mus: Ulama Kok Pimpin Demo, Ini Aneh Sekali
Surya/ahmad zaimul haq
H A Mustofa Bisri atau Gus Mus saat berbicara hadapan peserta Muktamar Ke-33 NU di alun-alun Jombang, Senin (3/8/2015). (Surya/ahmad zaimul haq) 

"Kesalehan pejabat, ulama, itu beda-beda. Kalau gubernur beritikaf di masjid sampai Dzuhur, tiap malam datangi pengajian, itu buruk sekali. Itu bukan saleh," tambahnya.

Karena itu, Gus Mus minta agar tugas pemerintah dan ulama tidak tumpang tindih. Pembagian tugas itu perlu diperhatikan secara seksama.

"Di era orde baru, ada istilah ulama dan umara. Kalau ulama baik, umarabaik itu baik, tapi kalau baik-baikan itu rusak. Tentu baik-baikan dalam artian yang buruk," tambahnya.

"Ulama misalnya diajak mencarikan dalil. Ayatnya pasti itu-itu saja, dulu dicari ayat revolusi pada zaman Pak Karno, lalu ayat pembangunan zaman Pak Harto. Padahal ayat tidak bicara revolusi, tapi pembangunan manusia secara utuh," tutupnya. 

(Kompas.com)

Editor: Randy Hutagaol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help