Home »

Video

NEWSVIDEO: Puan Maharani Pingsan Setelah Curhat Mengenai Hal Ini

“Enak semua orang menembok, tanpa memberitahu kami, cuma satu yang kami minta, bangunlah hak kami, cuma hak kami yang kami minta, sedih nggak,"

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Wakil sekretaris pengurus pedagang korban kebakaran pasar tradisional Medan (PK2PTM) Puan Maharani (45), pingsan ketika memperjuangkan haknya atas Pasar Aksara.

"Kami merasa sedih, sebagai pedagang tersakiti, terdzolimi, terintimidasi, perlu kalian catat kami membayar disini bukan menumpang,"kata Puan, Jumat (21/4/2017).

Puan menceritakan bahwa orangtuanya sampai lumpuh, karena setiap harinya stres, memikirkan bagaimana masalah Pasar Aksara.

Baca: Menteri Susi Sedang Memburu Kapal Keruk Ini hingga Mengontak Interpol

"Dimana perasaan kalian, sembilan bulan kami menahan berjualan di pinggir jalan, gara-gara perut sejengkal, belum lagi tekanan Preman setempat, Penjahat, sakit nggak kalian rasakan,“kata Puan.

“Enak semua orang menembok, tanpa memberitahu kami, cuma satu yang kami minta, bangunlah hak kami, cuma hak kami yang kami minta, sedih nggak, kami membayar APBD melalui retribusi pasar, air, listrik, semua kami bayar“tambahnya.

Tidak lama berselang, akibat tensi emosinya yang bergelora, Puan pingsan, dan di bantu oleh teman-teman pedagang lainnya.

Setelah bangun sambil menangis tersedu Puan langsung mengatakan Aksara dala tangisnya, Puan pun coba di tenangkan oleh pedagang lain yang ikut memperjuangakan haknya tersebut.

“Aku mau Aksara di bangun, aku mau di bangun, aku mau disini, Aksara, Aksara,“kata Puan sambil menangis.

“Ya Allah ya Tuhanku, kau kasih azab yang menyiksa kami, Pasar Senin baru terbangun tiga mati, Aksara aku yang mati biar di bangun Aksara,“Pungkas Puan.

(cr9/tribun-medan.com)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help