Home »

Sumut

Segini Dana yang Dibutuhkan Tirtanadi Agar Penyaluran Air Tetap Optimal Sampai ke Pelanggan

"Namun bagaimana bisa mendapatkan dana sebegitu besar dalam waktu singkat, darimana duitnya. Inilah yang akan dicari secara bertahap dan..."

Segini Dana yang Dibutuhkan Tirtanadi Agar Penyaluran Air Tetap Optimal Sampai ke Pelanggan
Tribun Medan / HO
PDAM Tirtanadi saat melakukan sosialisasi di Kantor Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (21/4/2017). (Tribun Medan / HO) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PDAM Tirtanadi berupaya untuk terus mendapatkan suntikan dana segar guna menjawab kebutuhan pelanggan yang terus meningkat dengan kualitas pelayanan yang optimal.

Perusahaan milik Pemprov Sumatera Utara ini sedikitnya membutuhkan dana sebesar Rp 1,8 Triliun untuk membiayai sejumlah proyek pengadaan air bersih yang berkualitas sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat.

Menurut Ketua Tim Penyesuaian Tarif Air PDAM Tirtanadi, Ir Zulkifli Lubis dana tersebut dibutuhkan di antaranya untuk membangun pipa-pipa tua yang sudah terpasang sejak 112 tahun lalu dan sudah bocor, serta untuk proyek pipanisasi lainnya.

Seperti diketahui, kata dia akibat dari kebocoran pipa yang selama ini kerap terjadi berimbas kepada tersendatnya aliran air ke rumah-rumah warga serta kualitasnya menjadi menurun.

Baca: Wapres Amerika Tandatangani Tujuh Kontrak Kerja Sama dengan Indonesia, Ini Isinya

Selain itu PDAM Tirtanadi juga akan membangun sejumlah proyek uprating yang tentunya menelan biaya ratusan miliar untuk menambah kapasistas air sesuai kebutuhan pelanggan secara keseluruhan, serta membeli bahan kimia seperti kapur dan klorin.

"Namun bagaimana bisa mendapatkan dana sebegitu besar dalam waktu singkat, darimana duitnya. Inilah yang akan dicari secara bertahap dan mungkin memakan waktu cukup lama," kata Zulkifli pada acara Sambung Rasa perusahaan itu dengan pelanggan dalam rangka sosialisasi penyesuaian tarif baru air PDAM Tirtanadi di Aula Kantor Camat Medan Helvetia, Kamis (20/4/2017).

Di hadapan ratusan warga serta dihadiri Camat Khairunnisyah S Sos, pejabat Tirtanadi itu mengakui selama ini pihaknya hanya mampu menjawab keluhan pelanggan akan sulitnya mendapatkan air di beberapa wilayah, sebatas mendatangkan mobil tangki pembawa air bersih.

"Tirtanadi juga terpaksa harus menggali sumur-sumur bor di beberapa wilayah, akibat ketidakmampuan membangun proyek pipanisasi," katanya.

Untuk upaya memenuhi kebutuhan dana itu, PDAM Tirtanadi telah mengajukan permohonan anggaran di antaranya dari APBD Sumut melalui penyertaan modal yang pada tahun ini terealisasi sebesar Rp75 miliar, serta penyesuaian tarif baru yang mulai diberlakukan untuk pembayaran Mei 2017.

Halaman
12
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help