TribunMedan/

Pilgub Jakarta

Wapres Jusuf Kalla: Media Asing Tak Adil Beritakan Kemenangan Anies-Sandi

Wakil Presiden, Jusuf Kalla menegaskan, hal itu sama sekali tidak benar dan pemberitaan tidak adil kepada pasangan itu.

Wapres Jusuf Kalla: Media Asing Tak Adil Beritakan Kemenangan Anies-Sandi
(KOMPAS.com / DANI PRABOWO)
Wakil Presiden Jusuf Kalla 

Selanjutnya, sebanyak 9,6 persen responden mengaku memilih paslon karena suka dengan sifat dan gaya kepemimpinan cagub dan cawagub tersebut.

Alasan lain-lain di luar yang disebut di atas hanya dipilih oleh sekitar 3 persen responden atau kurang dari itu.

Yang menarik, berdasar data persebaran pemilih berdasarkan alasan memilih, pasangan Anies-Sandi mendapatkan dukungan responden lebih banyak terkait dengan alasan memilih mereka karena suka dengan visi dan misi serta programnya.

Pasangan ini mendapatkan 45 persen dari total responden. Sementara, pasangan Ahok-Djarot hanya 41 persen.

Begitu juga alasan respon memilih karena alasan suka terhadap sosok tokoh/calon gubernur tersebut. Anies Baswedan meraih 61,4 persen responden yang memilihnya karena alasan ini. Sementara, Basuki Tjahaja Purnama hanya 30,7 persen.

Begitu juga ketika responden menyatakan alasan memilih pasangan wakil gubernur karena alasan suka pada sosok tersebut. Sandiaga Uno mendapat 56,6 persen dan Djarot Syaiful Hidayat 28,3 persen.

Tentang alasan memilih paslon karena suka pada latar belakang partai pengusungnya, pasangan Anies-Sandi meraih 70,4 persen responden dan Ahok-Djarot 25,9 persen.

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut Tiga Anies Baswedan (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) berpelukan usai memberikan keterangan kepada wartawan mengenai hasil hitung cepat (quick count) di Kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta, Rabu (19/4/2017). Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor Urut Tiga tersebut unggul dalam hitung cepat (quick count) Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut Tiga Anies Baswedan (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) berpelukan usai memberikan keterangan kepada wartawan mengenai hasil hitung cepat (quick count) di Kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta, Rabu (19/4/2017). Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor Urut Tiga tersebut unggul dalam hitung cepat (quick count) Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Metodologi

Populi Center dalam Exit Poll Pilkada DKI Jakarta 2017 melakukan wawancara tatap muka di enam wilayah DKI Jakarta pada 19 April 2017 dengan interval waktu exit poll adalah 07.30 WIB untuk responden pertama, 08.00 WIB untuk responden kedua, 08.30 WIB untuk responden ketiga, dan 09.00 WIB untuk responden keempat.

Besaran sampel adalah 2000 responden, dipilih sesuai dengan interval (responden dengan nomor kues ganjil untuk laki-laki dan responden dengan nomor kues genap untuk perempuan).

Halaman
1234
Editor: Randy Hutagaol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help