Telkomsel Dorong Transformasi Perusahaan ke Digital Telco Lewat Digital Mastery

"Dampak dari era digital ini, beragam layanan dapat mendisrupsi bisnis dan industri secara global. Setiap industri harus jeli untuk berselancar..."

Penulis: Ayu Prasandi |
Tribun Medan / HO
Direktur Human Capital Management Telkomsel Priyantono Rudito (kanan) dan didampingi oleh Vice President People Development Telkomsel Mardi FN Sinaga (kiri), seusai acara peluncuran buku Digital Mastery, Sabtu (22/4/2017). (Tribun Medan / HO) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dalam menjaga performansi perusahaan, terus menjadi yang terdepan dan menghadirkan inovasi layanan bagi pelanggan, Telkomsel konsisten melakukan perubahan yang diperlukan dari waktu ke waktu.

Saat ini Telkomsel tengah mengakselerasi tranformasi perusahaan dari Telecommunication Company menjadi Digital Telecommunication Company melalui program sumber daya manusia yang bertajuk Digital Mastery.

Direktur Human Capital Management Telkomsel, Priyantono Rudito, mengatakan, era digital harus dihadapi dengan cermat oleh seluruh industri di dunia. Tidak ada jalan untuk menghindar ataupun celah lain.

"Dampak dari era digital ini, beragam layanan dapat mendisrupsi bisnis dan industri secara global. Setiap industri harus jeli untuk berselancar mengendalikan gelombang digital sekaligus menginisiasi inovasi bisnis menjadi sumber daya yang menguntungkan untuk kelangsungan hidup perusahaan”, ujarnya, Sabtu (22/4/2017).

Baca: KOSMIK Gelar Kegiatan Penanaman Pohon dan Pembersihan Sungai, Ini Harapan Mereka ke Pemerintah

Ia menjelaskan, transformasi digital bukanlah melulu masalah teknologi namun sebuah transformasi organisasi menyeluruh yang mencakup perubahan aspek-aspek krusial lain seperti strategi, proses, sumber daya manusia dan budaya, hingga kepemimpinan.

"Transformasi digital tak hanya masalah mengadopsi machine learning, memanfaatkan big data, atau menciptakan aplikasi digital semata," jelasnya.

Ia menuturkan, setiap perusahaan memiliki peluang untuk bisa lolos daru ancaman disrupsi digital, dengan menempati posisi sebagai Digital Mastery, maka Perusahaan akan terhindar dari bahaya disrupsi dan bahkan menciptakan model bisnis baru yang mampu mendisrupsi industri.

"Menjadi agenda besar bagi setiap perusahaan untuk menggulirkan transformasi digital dengan tujuan akhir menjadi Digital Master. Pertanyaannya, bagaimana cara efektif untuk mencapai posisi Digital Master," tuturnya.

Ia menerangkan, hadirnya buku Digital Mastery, Membangun Kepemimpinan Digital Untuk Memenangkan Era Disrupsi tersebut, diharapkan akan mampu menjadi salah satu rujukan bagi pelaku bisnis, akademisi dan para praktisi bidang Sumber Daya Manusia dalam mengelola organisasi dalam era digital.

"Dalam buku ini, para pembaca bisa mempejari strategi transformasi digital dalam bidang SDM yang telah dijalankan Telkomsel dan yang akan terus dikembangkan di kemudian hari”, terangnya.

Ia mengatakan, Telkomsel berupaya untuk mengedepankan inovasi dari sisi produk dan layanan, jaringan, serta teknologi untuk menghadirkan pengalaman mobile digital lifestyle yang semakin berkualitas bagi pelanggan.

"Untuk menghadirkan digital experience yang optimal sesuai kebutuhan pelanggan yang beragam, tahun ini Telkomsel akan mengembangkan berbagai layanan digital lifestyle, khususnya layanan berbasis video,"katanya.

Ia menambahkan, di sisi lain, untuk mendukung ekosistem digital yang kuat, Telkomsel terus menggelar BTS broadband di berbagai lokasi di Indonesia. Adapun komposisi BTS broadband secara nasional adalah sekitar 61 persen dari total keseluruhan 129.000 BTS yang tersebar hingga ke wilayah pulau terdepan, pelosok, dan daerah perbatasan.

(*/pra/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved