Erwin Aksa Menduga Ada Pihak yang Ingin Coreng Citra Anies

Helikopter yang digunakan Anies tersebut diketahui milik pengusaha yang juga politisi Partai Golkar, Erwin Aksa.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Erwin Aksa. (KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO) 

TRIBUN-MEDAN.com - Kehebohan sempat terjadi saat calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menumpang helikopter ke Balai Kota DKI Jakarta untuk menemui Gubernur Petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Helikopter yang digunakan Anies tersebut diketahui milik pengusaha yang juga politisi Partai Golkar, Erwin Aksa.

Erwin membantah Anies naik helikopter hanya untuk bergaya-gayaan. Erwin heran informasi tersebut beredar luas ke masyarakat.

Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menghadiri acara di masjid At Tin, TMII, Jakarta Timur, Senin (24/4/2017).
Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai menghadiri acara di masjid At Tin, TMII, Jakarta Timur, Senin (24/4/2017). (KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA)

Erwin menilai, ada pihak-pihak yang dengan sengaja ingin menimbulkan kesan negatif terhadap Anies.

"Menurut saya ini sangat-sangat tertutup sekali sehingga ada yang ya (mungkin) mengisukan sana-sini yang mungkin ya mencari lah," ujar Erwin.

Anies dan Ahok bertemu di Balai Kota, Kamis (20/4/2017) untuk membahas mengenai program kerja Pemprov DKI Jakarta 2018 dan rekonsilitasi antar pendukung Anies dan Ahok.

Sebelumnya, Anies mengaku dipinjamkan helikopter oleh Erwin Aksa saat hendak menemui Ahok.

Menurut Anies, dia menghormati waktu yang disediakan Ahok, yaitu pukul 07.45 WIB pada Kamis kemarin untuk bertemu dirinya di Balai Kota.

Anies mengejar waktu itu karena sebelum menemui Ahok, dia harus mengikuti ada kegiatan lain.

Tidak disebutkan kegiatan lain yang dimaksudkan Anies. Ahok pun pagi itu harus menjalani sidang tuntutan kasus dugaan penodaan agama.

Erwin mengatakan, untuk menghindari pandangan tersebut, tempat pendaratan dilakukan di lokasi yang jauh dari area publik dan kecil kemungkinannya untuk diketahui oleh masyarakat.

"Kami bukan untuk gaya-gayaan lah, tidak ada. Kami pun tidak tahu dari mana asal usulnya ada yang tahu kami naik helikopter begitu. Kami tidak mendarat di tengah publik, kami tidak mendarat di lapangan yang banyak masyarakat," ujar Erwin.

Baca: Kuasa Hukum Firza Husein: Rizieq Shihab Hanya Korban

Baca: Polisi Bongkar Praktik Prostitusi, Pelakunya Siswa SMP dan SMA

Baca: Disebut sebagai Orang Ketiga dalam Rumahtangga Aming-Evelyn, Ini Kata Dena Rachman

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved