TribunMedan/

Pembunuhan Sadis

Ini Jadwal Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sadis yang Merenggut Satu Keluarga

"Bila tidak berubah lagi maka pada tanggal satu atau tanggal dua Mei ini kita gelar rekonstruksinya di TKP (rumah Riyannto) dan di Lubukpakam,"

Ini Jadwal Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sadis yang Merenggut Satu Keluarga
Tribun Medan / HO
Dua korban pembunuhan di Jalan Kayu Putih, Gang Benteng, Mabar, Medan Deli, Minggu (9/4/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara rencananya akan menggelar rekonstruksi pembunuhan sadis sekeluarga di Mabar pada awal Mei 2017.

Direktur Reskrimum, Kombes Pol Nurfallah mengatakan sebelumnya berdasarkan rencana rekonstruksi untuk kasus ini dijadwalkan berlangsung pekan ini.

Namun, hal itu terpaksa diundur setelah penyidik yang menangani kasus pembunuhan sadis yang diotaki oleh Andi Lala sedang bertugas ke luar kota.

"Memang rencananya kemarin pekan ini. Tetapi karena penyidiknya juga lagi tugas ke Luar Kota, jadi diundur," ungkap Nurfallah, Rabu (26/4/2017).

Baca: NEWSVIDEO: Bolos Sekolah, 58 Pelajar Terjaring Razia

Untuk itu, Nurfallah menyebutkan telah menjadwalkan ulang pelaksanaan rekonstruksi kasus yang menjadi perhatian bagi masyarakat banyak ini.

"Bila tidak berubah lagi maka pada tanggal satu atau tanggal dua Mei ini kita gelar rekonstruksinya di TKP (rumah Riyannto) dan di Lubukpakam," jelas perwira berpangkat melati tiga tersebut.

Kasus pembunuhan di Jalan Kayu Putih, Lingkungan XI, Kelurahan Mabar, Kecamatan Deli pada Minggu (9/4/2017) lalu menewaskan lima orang anggota keluarga. Para korban yang tewas diketahui bernama Riyanto, Sri Ariyani, Naya, Gilang dan Sumarni.

Satu korban selamat, yaitu Kinara bocah berusia empat tahun yang kini masih menjalani pemulihan di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

Dalam kasus itu, tim gabungan dari Polda Sumut, Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan berhasil menangkap seluruh pelaku yaitu Andi Matalata alias Andi Lala, Roni dan Andi Syahputra serta seorang penadah sepeda motor milik Riyanto yang dijual pelaku, yaitu Ricky alias Keriting.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help