TribunMedan/
Home »

Sumut

Ditembak setelah Gagal Membajak Truk

Kamal (38) warga Kutalimbaru terpaksa ditembak oleh anggota Satuan Reskrim Polres Binjai, Senin (5/4).

Ditembak setelah Gagal Membajak Truk
Tribun Medan/Joseph
Kanit Pidum Polres Binjai, Ipda Tono bersama anggota kepolisian menangkap empat pelaku pencurian dengan kekerasan. Satu di antaranya, Akmal terpaksa ditembak karena melawan petugas, Senin (1/5/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Kamal (38) warga Kutalimbaru terpaksa ditembak oleh anggota Satuan Reskrim Polres Binjai, Senin (5/4). Kamal ditembak karena mengancam keselamatan anggota kepolisian dengan mengacungkan sebilah pisau saat hendak ditangkap.

Selain itu, ketiga rekannya yakni Ngatino (38) Adi (28) dan Anto (38) juga diamankan petugas kepolisian. Keempatnya harus berurusan dengan anggota kepolisian karena berusaha membajak truk Colt Diesel berisi batu dan pasir yang dikendarai, Yolanda Bayu (21).

Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Lengkap Tarigan, mengatakan, penangkapan terhadap komplotan maling tersebut berawal dari persengkokolan antara para pelaku untuk mencuri kendaraan.

Setelah berembuk, Akmal terpilih menjadi eksekutor. Berpura-pura minta tumpangan, Akmal menyetop truk yang dibawa Yolanda saat melintas di Jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Binjai, Minggu (30/4) pada pukul 23.30 WIB.

Tiba di Jalan Baru, Akmal menghubungi ke tiga pelaku yang sebelumnya sudah menguntit dari belakang menggunakan Avanza dan langsung menghadang laju kendaraan korban.

Seketika itu juga, Akmal mengarahkan pisaunya ke leher Yolanda. Tidak mau menyerahkan kendaraanya, Yolanda lalu menginjak gasnya sehingga masuk parit dan membuat truk terbalik.

"Yolanda dan Akmal terguling. Namun dengan sigap Akmal keluar dan masuk ke dalam mobil Avanza yang dikendarai Ngatino dan kabur," katanya.

Mendapatkan adanya laporan pencurian dengan tindak kekerasan, Kanit Pidum Satreskrim Polres Binjai, Ipda Tono Listianto bersama anggota memburu para pelaku. "Selang empat jam, para pelaku berhasil diamankan," katanya.

Dari tangan para pelaku disita satu unit Avanza, pisau, enam unit telepon genggam, satu unit tablet, dua utas tali tambang dan satu buah lakban.

"Ke empat tersangka melanggar Pasal 365 dengan ancaman kurungan lima tahun penjara," katanya.(wes/tribun-medan.com)

Penulis: Joseph Wesly Ginting
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help