TribunMedan/

Penikmat Sushi Patut Hati-hati, Parasit Bersarang di Perut Pria Ini Usai Terinfeksi

Penyakit itu bernama anisakiasis. Pemicunya adalah parasit yang terkandung di dalam ikan atau makanan laut lainnya.

Penikmat Sushi Patut Hati-hati, Parasit Bersarang di Perut Pria Ini Usai Terinfeksi
Parasit anisakis yang biasa berkembang di ikan mentah bisa berakibat sakit perut. 

TRIBUN-MEDAN.com - Penyakit itu bernama anisakiasis. Pemicunya adalah parasit yang terkandung di dalam ikan atau makanan laut lainnya.

Berita buruknya, seperti yang dikutip dari laporan BMJ Case Reports, penyakit ini tengah berkembang di negara-negara Barat yang mengonsumsi sushi dan bahan mentah lainnya.

Baca: Mengerikan, Video Ini Perlihatkan Detik-detik Longsor Menyapu Sebuah Rumah, 7 Orang Tewas

Baca: Ini Penampakan Tumpukan Uang Mahar Satu Miliar Pernikahan Mewah Anak Pengusaha Kaya

Baca: Fantastis, Inilah Tumpukan Uang Rp 1 Miliar Mahar Kawin Anak Pengusaha Terkaya

Penulis menggambarkan soal penyakit itu berdasarkan pengalaman seorang pria berusia 32 tahun yang sebelumnya sehat, kemudian menderita sakit usus bagian atas yang parah, mual, dan demam selama seminggu sebelum akhirnya masuk rumah sakit.

Dr. Joana Carmo, penulis utama dan seorang dokter di departemen gastroenterologi Rumah Sakit Egas Moniz di Lisbon, Portugal, dan rekan penulisnya, mengatakan bahwa pemeriksaan fisik menunjukkan adanya nyeri tekan di perut, sementara hasil lab menunjukkan peningkatan pada darah putih, yang merupakan tanda khas infeksi.

Dalam sebuah wawancara, pria tersebut mengatakan bahwa dia baru saja makan sushi.

Parasit anisakis yang biasa berkembang di ikan mentah bisa berakibat sakit perut.
Parasit anisakis yang biasa berkembang di ikan mentah bisa berakibat sakit perut. (cnn.com)

Memancing parasit

Dokter lalu melakukan endoskopi gastrointestinal bagian atas. Ini merupakan tindakan berupa pemeriksaan non-bedah pada saluran pencernaan menggunakan tabung fleksibel yang dilengkapi dengan lampu dan kamera di bagian depan.

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help