TribunMedan/

Air Terjun Jambuara, Primadona Baru dari Hatonduan Simalungun

Untuk menuju ke titik air terjun pengunjung disarankan menyiapkan fisik prima. Jalan terjal berliku membuat penambah keseruan destinasi.

Air Terjun Jambuara, Primadona Baru dari Hatonduan Simalungun
Tribun Medan/Dedi
Air Terjun Jambuara di Dusun Hutalima, Desa Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduan, Kabupaten Simalungun, Minggu (14/5/2017). 

Laporan Wartwan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA - Keindahan Air Terjun Jambuara yang mengalir deras dari balik bebatuan kini jadi primadona wisatawan lokal.

Muda-mudi juga keluarga tampak menikmati air terjun Jambuara yang berada di Dusun Hutalima, Desa Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduan, Kabupaten Simalungun, Minggu (14/5/2017).

Untuk menuju ke titik air terjun pengunjung disarankan menyiapkan fisik prima. Jalan terjal berliku membuat penambah keseruan destinasi.

Ada sekitar 175 meter panjang jalan yang bisa dinikmati denga hijaunya alam dan suara hewan hutan serta cahaya yang menelisip dari balik ranting jika cahaya sedang cerah.

Melisa wisatawan lokal asal Medan mengatakan air terjun Jambuara sangat menakjubkan. Wanita ini datang bersama-sama teman komunitasnya menaiki kendaraan bermotor menghabiskan waktu liburan.

"Air terjunnya bagus, indah. Asik buat mandi-mandi. Tahunya dari lihat-lihat sosmed, Facebook. Ini ngisi libur bereng kawan-kawan," katanya.

Siti Sarah warga setempat mengaku sudah dua kali naik turun ke Air Terjun Jambuara yang diambil dari nama Jambu Hutan berwarna merah.

"Sarah audah dua kali lah naik turun ke air terjun. Pas malamnya keram kaki naik betis," kata wanita berbibir merah ini.

Ramli salah seorang pengelolah air terjun Jambuara bilang destinasi wisata ini sudah dikelolah sejak Bulan November 2014.

Pengunjung dikenakan biaya masuk Rp 5.000 per orang dewasa. Anak-anak tidak dikenakan biaya. Untuk sepeda motor cukup merogoh kocek Rp. 10.000 dan mobil Rp 20.000.

"Tarif itu nantinya kami pakai buat dibagi dengan masyarakat setempat yang mengelolah. Kalau pun yang datang ramai mau juga kami kurangi," kata Ramli.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help