TribunMedan/
Home »

Techno

» News

Tidak Ada Gangguan Virus, Perekonomian Masih Berjalan Stabil

"Belum ada yang mengklaim adanya kerugian akibat serangan birus itu sendiri. Sehingga saya pikir serangan virus tersebut belum mengganggu aktifitas"

Tidak Ada Gangguan Virus, Perekonomian Masih Berjalan Stabil
Tribun Medan / Ryan
Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin mengatakan, jika virus Malware Ransome jenis Wanna Cry menyerang komputer yang ada di pusat perkantoran memang akan sangat merepotkan sekali.

Meskipun sejauh ini belum disebutkan secara spesifik kerugian yang diakibatkan oleh serangan virus tersebut.

"Belum ada yang mengklaim adanya kerugian akibat serangan birus itu sendiri. Sehingga saya pikir serangan virus tersebut belum mengganggu aktifitas bisnis di Sumut," ujarnya Senin (15/5/2017).

Dijelaskannya, virus tersebut sifatnya mengengkripsi file yang zudah ada sehingga menjadi rusak. Serangan virus seperti ini memang mengkhawatirkan khususnya bagi perusahaan, atau pemerintahan yang banyak menggunakan jasa teknologi, seperti internet dan basis data yang cukup besar.

Baca: Ketahuan, Ini yang Dilakukan Pencuri Saat Ketakutan

Febri Ramadhan Ginting (23) menunjukkan barang bukti pakaian yang dibelinya dari uang hasil pencurian di Mapolsek Deli tua, Senin (15/5/2017). (Tribun Medan / Mustaqim)
Febri Ramadhan Ginting (23) menunjukkan barang bukti pakaian yang dibelinya dari uang hasil pencurian di Mapolsek Deli tua, Senin (15/5/2017). (Tribun Medan / Mustaqim) (Tribun Medan / Mustaqim)

"Namun saya pikir hal ini belum akan begitu mengganggu aktifitas pemerintahan di wilayah Sumut khususnya Medan.Karena wilayah ini belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi secara optimal dalam layanannya. Terkecuali industry perbankan," katanya.

Meski demikain, lanjut Gunawan, perbankan telah memiliki bentuk antisipasi yang canggih sehingga aman dari serangan virus tersebut. Untuk pemerintahan juga masih aman dari serangan virus Ransomeware.

"Karena pemerintahan kita masih banyak menggunakan cara-cara lama dalam pelayanan maupun dalam operasional kesehariannya. Berbeda dengan singapura yang sudah menggunakan system terotomatisasi dalam layanan ke masyarakat," terangnya.

Yang paling penting menurut Gunawan, perusahaan maupun pemerintah melakukan update secara rutin. Alokasikan anggaran yang cukup untuk melindungi jaringan komputer dari serangan-serangan virus yang berbahaya.

Khususnya terkait dengan file penting yang menjadi penopang kegiatan bisnis maupun rutinitas harian.Selain itu, didik tenaga kerja di masing-masing instansi untuk lebih bijak dalam menggunakan jariangan internet.

"Untuk pemerintah sebaiknya mulai sejak dini membangun unit khusus untuk menangkal serangan terror virus yang tetap bisa saja muncul di masa yang akan datang. Sekalipun kita menggunakan operasi system yang terupdate, terkadang pelaku kejahatan kerap mencari celah sehingga system yang terbaru sekalipun tidak mampu mendeteksi keberadaannya," pungkas Gunawan.

(raj/tribun-medan.com)

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help