TribunMedan/

Ini Klub Motor yang Doyan Menjamah Daerah Terpencil

Bendahara Komunitas tersebut, Fikri Taher menjelaskan setiap unit sepeda motor apabila melakukan perjalanan menghabiskan paling banyak 1.5 juta.

Ini Klub Motor yang Doyan Menjamah Daerah Terpencil
Tribun Medan / Hand Over
Perjalanan di lobang jepang 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Fatah Baginda Gorby

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Biasanya, club motor melakukan touring wisata ke tempat - tempat yang sudah dikenal. Tidak dengan Yesterday Afternoon Boys Indonesia. Komunitas sepeda motor ini rajin menjamah daerah terpencil untuk mengangkat objek pariwisatanya. "Kami melakukan itu, agar masyarakat sekitar dapat terbantu dan objek wisatanya bisa dikunjungi," ujar Boy Fatahillah Lubis, Humas komunitas tersebut.

Menurut Boy, baru-baru ini komunitasnya menapaki Pulau Banyak yamg berada di Aceh Singkil. Perjalanan hingga tempat tujuan mencapai delapan jam. Boy mengaku masyarakat di sana menyambut komunitasnya dengan meriah. "Mungkin karena jarang komunitas motor yang mengunjungi tempat itu," jelasnya.

Ia bercerita, sesampai di pulau tersebut mereka mengumpulkan sepeda motornya di rumah warga. Hal iti disebakan karena di pulau tersebut tidak ada akses yang bisa dilewati oleh kendaraan. Namun, mereka tetap mengekspos pulau tersebut melalui media sosial. "Jadi agar kunjungan kami gak hura-hura saja, ada gunanya," jelasnya.

Boy kemudian melanjutkan di perjalanan pulang, ada anggota yang membawa vespa mengalami shock patah. "Untungnya ada warga yang membantu di sana," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh member komunitas tersebut, Febri Hasber.Menurutnya, komunitas ini sudah rajin mengunjungi tempat-tempat terpencil namun memiliki objek wisata yang indah. "Selain Pulau Banyak, dalam kesempatan lain kami ke Pantai Air Manis, Lobang Jepang, benteng fort de kock dan masih banyak lainnya, " jelasnya.

Bendahara Komunitas tersebut, Fikri Taher menjelaskan setiap unit sepeda motor apabila melakukan perjalanan menghabiskan paling banyak 1.5 juta. "Kalau ada anggota yang kurang uangnya, maka kami bergotong royong menutupi, " ujarnya.

Baca: Ketua DPD II Golkar ini Berjanji Mundur dari Jabatan Bila Ngogesa Kalah Suara Kabupaten Ini

Suasana Rapimda I Golkar Sumut di Hotel Four Point by Sheraton Jalan Gatot Subroto, Medan, Selasa (16/5/2017). (Tribun Medan / Nanda)
Suasana Rapimda I Golkar Sumut di Hotel Four Point by Sheraton Jalan Gatot Subroto, Medan, Selasa (16/5/2017). (Tribun Medan / Nanda) (Tribun Medan / Nanda)

Komunitas yang terbentuk 31 Desember 2015 ini memiliki 42 anggota, dengan genre sepeda motor custom yang bermacam-macam. "Ada Vespa, CB 100, Kap 70, hingga scorpio," ujar Fikri.

Fikri mengaku, ke depan komunitas tersebut akan melakukan perjalan ke Pulau Simelue untuk mengangkat objek wisata yang di sana.

(cr7/tribun-medan.com) 

Penulis: Fatah Baginda Gorby Siregar
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help