Miris, Bocah Kelas 5 SD Ini Mesti Melahirkan Bayi, Benih dari Bapak Tirinya

unga yang baru duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar (SD) itu kini harus menanggung derita akibat perbuatan keji sang ayah tirinya

Miris, Bocah Kelas 5 SD Ini Mesti Melahirkan Bayi, Benih dari Bapak Tirinya
Tribun Medan / Azis
ILUSTRASI - ABS bocah korban pencabulan yang masih berumur tiga tahun tampak sedang digendong ayahnya di PN Medan, Senin (27/2/2017). (Tribun Medan / Azis) 

TRIBUN-MEDAN.com - Dunia seakan-akan tak berarti bagi bunga (12), impiannya kini seolah-olah pudar bahkan masa kecil anak ini pun tak seindah anak-anak seusianya.

Bayangkan saja, Bunga yang baru duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar (SD) itu kini harus menanggung derita akibat perbuatan keji sang ayah tirinya (Zulkarnain alias Zul) yang tega menghamili dirinya hingga Bunga pun kini telah melahirkan bayi akibat perbuatan cabul sang ayah tiri, Zul (33).

Baca: Aksi Mesum Duo Remaja di Warnet Jadi Perbincangan setelah Video Rekamannya Beredar

Baca: Dua Wanita Ini Berkelahi di Dalam Gerbong Kereta Api dan Jadi Pusat Perhatian, Masalahnya Sepele

Baca: Heboh Video Lelaki Berseragam TNI Lakukan Hal Ini lalu Kabur, Begini Kronologinya

Baca: Polisi Menduga Dosen ITB Tewas karena Bakar Diri dan Lompat ke Jurang

Baca: Tak Hanya Jenazah, Pelayat Juga Bantu Keluarga Masukkan Benda Ini ke Liang Lahat

Pemakaman. (Facebook)
Pemakaman. (Facebook) (Facebook)

Ketika ditemui ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) provinsi Bangka Belitung bersama anggotanya termasuk wakil ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bangka Belitung Tanwin dan seorang staf ahli gubernur Bangka Belitung bidang Kemasyarakatan & SDM, Sumini Yuliastuti di kediaman Bunga, di Desa Nibung Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah belum lama ini.

Saat ditemui hari itu di kediaman keluarganya, Bunga terlihat sedang duduk melamun seperti layaknya orang kebingungan.

Ketua KPAD provinsi Bangka Belitung beserta rombongan hari itu sengaja menemui Bunga.

Halaman
123
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help