TribunMedan/

JR Saragih: Konferensi PWI Simalungun Jangan Jadi Ajang Perpecahan

JR Saragih mengatakan PWI di Simalungun merupakan salah satu unggulan organisasi dari teman-teman wartawan.

JR Saragih: Konferensi PWI Simalungun Jangan Jadi Ajang Perpecahan
Tribun Medan/Ary
Bupati Simalungun JR Saragih membuka Konferensi PWI Simalungun 2017 di Auditorium Gajah Mada, Simalungun City Hotel, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Rabu (18/5/2017) 

TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA - Bupati Simalungun JR Saragih secara resmi membuka Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Simalungun 2017 di Simalungun City, kamis (18/5/2017)

JR Saragih mengatakan PWI di Simalungun merupakan salah satu unggulan organisasi dari teman-teman wartawan.

Apalagi di Simalungun wartawan cukup kondusif dalam memberitakan soal pelayanan masyarakat dan ini harus diberi apresiasi.

"Saya berharap dalam konferensi ini bukan menjadi ajang perpecahan tapi harus bersama-sama membangun Simalungun," ucapnya.

JR Saragih berikan hibah banguan untuk Polres Simalungun didampingi Dandim, Jumat (12/5/2017). (Tribun Medan / Dedy)
JR Saragih berikan hibah banguan untuk Polres Simalungun didampingi Dandim, Jumat (12/5/2017). (Tribun Medan / Dedy) (Tribun Medan / Dedy) 

Baca: JR Saragih: Bekerja Itu Melayani, Bukan Dilayani

Baca: JR Saragih Raih Kesuksesan di Usia Muda, Ini Kuncinya

Selain itu, orang nomor satu di Kabupaten Simalungun ini merasa bila PWI merupakan salah satu organisasi yang terbaik dan wajib dipertahankan apalagi ada semangat baru yang terpampang di baju PWI.

"Saya yakin PWI bisa mengibarkan bendera semangat baru di Sumatera Utara," paparnya tersenyum.

Dalam konferensi ini selain memberikan dukungan, JR Saragih akan memberikan kantor PWI Simalungun yang layak untuk ditempati. Karena, baginya ingin memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat termasuk kepada para jurnalistik.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PWI Sumut H. Hermansyah menuturkan dengan dukungan dari Bupati Simalungun JR Saragih bisa dilaksanakan konferensi PWI di Simalungun terlebih dengan kemajuan pembangunan yang dilakukan JR Saragih sangat luar biasa.

Menurutnya, seorang wartawan atau jurnalis harus melakukan tugasnya secara professional. Bahkan, harus melakukan uji kompetensi guna menjadi wartawan yang baik dalam bekerja.

"PWI juga memiliki tim anti berita hoax atau berita bohong. Terlebih mendekati pilkada 2018, banyak berita bohong, fitnah karena berita harus memiliki kode etik dalam menjadikan berita yang baik sehingga layak untuk dibaca dan kita tahu aktifitas Bapak JR Saragih sangat energik, agresif, sinergis dalam membahagiakan masyarakat di Sumatera Utara apalagi dengung Bapak terdengar sampai Sumatera Utara," ucapnya.(*)

Penulis: M Azhari Tanjung
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help