TribunMedan/

Ingat, Ramadan Semua Tempat Hiburan Tutup mulai 24 Mei

Edward menambahkan, tempat hiburan yang wajib tutup meliputi kelab malam, diskotek, pub dan karaoke, sanggar tari, panti pijat, dan spa.

Ingat, Ramadan Semua Tempat Hiburan Tutup mulai 24 Mei
Tribun Medan/Array A Argus
Sejumlah petugas Satres Narkoba Polrestabes Medan saat merazia Diskotek Iguana yang buka saat Ramadan, Rabu (15/6/2016) malam lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, BANDUNG - Dinas Kebudayaaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung mengeluarkan surat edaran untuk 200 lebih tempat hiburan di Kota Bandung, Jawa Barat. 

Kepala Seksi Pembinaan Jasa Usaha Pariwisata Disbudpar Kota Bandung Edward Parlindungan mengatakan, surat edaran tersebut memerintahkan agar tempat hiburan berhenti beroperasi selama satu bulan penuh selama bulan Ramadhan. 

Baca: Jalankan Instruksi Presiden, Bulog Gelar Pasar Murah Jelang Ramadan

"Menyambut hari keagamaan bulan ramadhan mulai tanggal 24 Mei 2017 hingga 27 Mei 2017 seluruh tempat hiburan di Kota Bandung harus ditutup," kata Edward di Bandung, Sabtu (20/5/2017).

Edward menambahkan, tempat hiburan yang wajib tutup meliputi kelab malam, diskotek, pub dan karaoke, sanggar tari, panti pijat, spa, dan arena biliar. 

Baca: Selama Ramadan, Garuda Plaza Hotel Tambah Kapasitas Ruangan untuk Menampung Tamu

"Kecuali memang untuk prestasi, biliar bisa kita berikan rekomendasi. Asal mengajukan izin ke Disbudpar," sambungnya.

Tidak hanya tempat hiburan dengan bangunan tersendiri, tempat hiburan di dalam hotel pun menurut Edward mendapat perlakuan sama.

"Berlaku untuk (tempat hiburan) yang ada dalam hotel mereka juga harus libur," ucapnya.

Selain itu, minuman beralkohol juga dilarang dijual selama bulan Ramadhan, baik di tempat resmi yang memiliki izin menjual maupun yang ilegal. 

"Restoran yang menjual minuman beralkohol bulan puasa ini jangan diperdagangkan dulu," tegasnya.

Baca: Telkomsel Identifikasi Lokasi Padat Saat Ramadan dan Lebaran

Tempat hiburan yang masih boleh beroperasi dalam surat edaran tersebut adalah bioskop. Asalkan, lanjut Edward, film yang ditampilkan disesuaikan dengan situasi keagamaan. 

Edward memastikan surat edaran untuk menutup tempat hiburan selama bulan Ramadhan sudah sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2012 tentang penyelenggaraan kepariwisataan, Pasal 73 ayat 6. 

"Ini sudah berlaku lima tahun. Relatif tidak ada perubahan. Selama ini semua pada patuh, belum ada yang ditutup," tandasnya.(*)

Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help