TribunMedan/

Nenek 71 Tahun Ini Menang dalam Sidang Praperadilan, Ini Orang yang Tega Melaporkannya ke Polisi

Penetapan Refina selaku termohon I dan anak kandungnya Juni Sihite (41) selaku termohon II oleh Satreskrim Polsek Patumbak, dianggap tidak sah.

Nenek 71 Tahun Ini Menang dalam Sidang Praperadilan, Ini Orang yang Tega Melaporkannya ke Polisi
Tribun Medan/Azis
Suasana sidang praperadilan yang diajukan seorang nenek berusia 71 tahun bernama Refina Tambunan di Ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (22/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Azis Husein Hasibuan

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Pengadilan Negeri (PN) Medan mengabulkan gugatan praperadilan yang dilayangkan seorang nenek berusia 71 tahun bernama Refina Tambunan. Yakni terkait atas kasus dugaan penganiayaan yang dituduhkan padanya dan anaknya.

Tadi siang digelar Ruang Kartika, Senin (22/5/2017). Majelis Hakim Tunggal Muchtar dalam amar putusannya mengatakan, penetapan Refina selaku termohon I dan anak kandungnya Juni Sihite (41) selaku termohon II oleh Satreskrim Polsek Patumbak, dianggap tidak sah.

“Mengabulkan sebagian gugatan pemohon dan  memerintahkan kepolisian mengembalikan nama baik pemohon karena kurangnya alat bukti,” ucap hakim.

Polsek Patumbak menetapkan Refina dan anaknya sebagai tersangka kasus penganiayaan saat terjadi keributan.

Pelapornya bernama Marco Rambe di Jalan Saudara, Gang Lestari, 24 Desember 2016 silam.

Sesuai laporan ke Polsek Patumbak dengan nomor STPL/1108/XII/2016/Sek Patumbak, Marco mengaku dianiaya nenek 71 tahun itu dan anaknya.

Ia menuding Refina Tambunan mencakar dan anaknya Juni Sihite meninju mulut Marko Rambe.

Keduanya pun dijadikan tersangka oleh Polsek Patumbak.

Atas dasar laporan tersebut, Refina melayangkan praperadilan menggugat Polsek Patumbak yang menetapkannya sebagai tersangka.

Usai sidang, kuasa hukum Refina sekaligus anak kandungnya, Ishak Rudianto Sihite meminta kepolisian khususnya Polsek Patumbak untuk menghormati praperadilan yang telah ditetapkan pengadilan.

“Mana mungkinlah orangtua berumur 71 tahun menganiaya seorang pemabok. Saya harapkan kepolisian untuk ekstra hati-hati menetapkan tersangka, jangan sembarangan aja,” ucap pria berbadan tambun ini.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Fery Kusnadi belakangan baru muncul di PN Medan setelah amar putusan hakim dibacakan hakim.

Ia pun baru mengetahui bahwa gugatan praperadian Refina dikabulkan majelis hakim.

Saat diminta tanggapannya mengenai putusan itu, Fery enggan berkomentar.(*)

Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help