TribunMedan/

Truk Bermuatan Solar Anjlok di Bekas Galian Drainase

Satu unit truk tangki bermuatan 6000 liter solar anjlok, dimana ban belakang kanan tidak dapat bergerak akibat terbenam di tanah bekas galian.

Truk Bermuatan Solar Anjlok di Bekas Galian Drainase - polisi-atur-lalulintas-tribun_20170602_123116.jpg
Tribun Medan / Array
Petugas kepolisian mengatur arus lalu lintas di Jalan HM Said karena ada truk yang mengangkut solar masuk ke lubang, Jumat (2/6/2017). (Tribun Medan / Array)
Truk Bermuatan Solar Anjlok di Bekas Galian Drainase - truk-tangki-bermuatan-6000-liter-solar-anjlok-tribun_20170602_123223.jpg
Tribun Medan / Array
Truk tangki bermuatan 6000 liter solar anjlok di lokasi bekas galian drainase yang ada di Jl HM Said simpang Jl HM Yamin, Medan Timur, Jumat (2/6/2017). (Tribun Medan / Array)

Laporan Wartawan Tribun Medan / Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Galian bekas proyek drainase di Jl HM Said simpang Jl HM Yamin, Medan Timur makan korban.

Satu unit truk tangki bermuatan 6000 liter solar anjlok, dimana ban belakang kanan tidak dapat bergerak akibat terbenam di tanah bekas galian.

Menurut keterangan warga, truk berpelat BK 8112 BS itu awalnya datang dari arah Jl HM Said hendak berbelok ke kanan Jl HM Yamin. Karena body truk terlalu menepi ke arah parit, ban belakang kemudian terbenam di tanah.

"Sopirnya langsung lompat tadi. Sepertinya dia kaget, karena tiba-tiba truknya jomplang," ungkap Sahmadi (40), Jumat (2/6/2017) siang.

Baca: Arus Lalu Lintas di Jalan MT Haryono Padat Merayap

Petugas kepolisian terlihat mengatur arus lalu lintas di Jalan MT Haryono. Arus lalu lintas di jalan tersebut padat merayap karena banyak warga Kota Medan yang berbelanja ke pusat pasar, Jumat (2/6/2017). (Tribun Medan / Akbar)
Petugas kepolisian terlihat mengatur arus lalu lintas di Jalan MT Haryono. Arus lalu lintas di jalan tersebut padat merayap karena banyak warga Kota Medan yang berbelanja ke pusat pasar, Jumat (2/6/2017). (Tribun Medan / Akbar) (Tribun Medan / Akbar)

Pria berlobe putih itu mengatakan, memang bekas galian proyek drainase itu kondisinya memprihatinkan. Apalagi, katanya, jika hujan turun.

"Tanah yang digunakan untuk menimbun proyek drainase itu sepertinya gembur. Kalau hujan, lembek dan terbawa air ke dalam parit," ungkap Sahmadi.

Dari pantauan Tribun, truk tangki berwarna putih biru yang bodynya tertulis PT EJ Mandiri tersebut dibiarkan begitu saja di persimpangan jalan. Tidak diketahui pasti kemana sang sopir pergi.

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Indra Warman mengatakan pihaknya langsung menurunkan petugas untuk mengatur arus lalu lintas di Jalan HM Said agar tidak terjadi kemacetan arus lalu lintas. 

"Begitu dapat kabar ada truk yang masuk lubang, kita langsung siagakan anggota untuk mengatur arus lalin di sana,"ujarnya.

(Ray/tribun-medan.com) 

Penulis: Array A Argus
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help