Tengku Erry Nuradi Direncanakan Menyalakan Mesin Kapal Listrik

"Dengan masuknya tambahan daya 240 MW dari MVPP, nantinya daya mampu sistem Sumbagut menjadi 2.287 MW dengan perkiraan beban puncak tertinggi yang..."

Tengku Erry Nuradi Direncanakan Menyalakan Mesin Kapal Listrik
Tribun Medan / Array
Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi dan Kapolda Sumut, Irjend Rycko Amelza Dahniel mengaku sudah membentuk tim untuk mengawasi bahan pokok jelang Ramadan, Selasa (9/5/2017). (Tribun Medan / Array) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Jefri Susetio

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi dijadwalkan menyalakan kapal listrik Marine Vessel Power Plant (MVPP) Onur Sultan, di Belawan, Minggu (4/6/2017).

Binharun Nababan, Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Pembangkit Sumatera Utara mengatakan, memasuki Ramadan dilakukan tahapan-tahapan sinkronisasi kapan mesin.

"Tahapan sinkronisasi, yang diawali penyalaan mesin secara perdana oleh Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi, Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan Direktur PLN Regional Sumatera Amir Rosidin langsung dari atas kapal Onur Sultan milik PT Karpowership," ujarnya kepada wartawan di Belawan.

Ia menjelaskan, MVPP dapat sinkron dengan sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan direncanakan Commercial Operation Date (COD) pada tanggal 9 Juni 2017.

Selain itu, katanya, MVPP yang akan mengalirkan daya sebesar 240 MW. Adapun didatangkannya kapal listrik itu sebagai proyek 35,000 MW guna meningkatkan pasokan listrik untuk kebutuhan daya pada sistem kelistrikan di wilayah Sumbagut.

Baca: Jadi Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila, Ini Pesan yang Disampaikan Tengku Erry Nuradi

"Dengan masuknya tambahan daya 240 MW dari MVPP, nantinya daya mampu sistem Sumbagut menjadi 2.287 MW dengan perkiraan beban puncak tertinggi yang mencapai 2.075 MW. Hal ini membuat sistem Sumbagut memiliki cadangan daya sekitar 212 MW," katanya.

Dia mengungkapkan, kapal MVPP Onur Sultan dengan panjang 300 meter dan lebar 50 meter ini memiliki mesin PLTD berkapasitas 18,81 MW/unit dengan jumlah total 24 unit dan mesin PLTU dengan kapasitas 2x15 MW.

Adapun, beberapa kelebihan dari MVPP ini di antaranya, memiliki kemampuan dual fuel yang dapat menggunakan bahan bahar minyak (BBM) jenis Heavy Fuel Oil (HFO) dan juga bahan bakar gas (BBG).

Selain itu, kapal pembangkit listrik yang disewa PLN selama 5 tahun ke depan memiliki beberapa kelebihan lain, mulai dari tidak membutuhkan lahan untuk membangun. Kemudian, mobilitas relokasi cepat, fleksibilitas dalam penggunaan bahan bakar.

"Konsumsi bahan bakar lebih hemat, tingkat produksi limbah relatif rendah, dan pengaruh kebisingan terhadap masyarakat relatif lebih rendah," ujarnya.

Tidak hanya itu, bersamaan dengan pengoprasian perdana MVPP, juga mengadakan kegiatan acara buka bersama, safari Ramadan di PLN Pembangkitan Sektor Belawan yang turut dihadiri para alim ulama, tokoh masyarakat.

"Aparat TNI/Kepolisian dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Belawan. Pada kesempatan ini Gubernur dan Direktur PLN Regional Sumatera secara simbolis memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa," ungkapnya.

(tio/tribun-medan.com) 

Penulis: jefrisusetio
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved