TribunMedan/

Gemapala FIB USU Lakukan Sosialisasi Jaga Kebersihan di Lokasi Wisata

Menurut Ketua Gemapala, Frans Julio Simanjuntak alias Ngok Sin, kegiatan ini merupakan program tahunan organisasi tersebut yang selalu digelar menjela

Gemapala FIB USU Lakukan Sosialisasi Jaga Kebersihan di Lokasi Wisata
Tribun Medan/Nanda
Sejumlah pengunjung Panatapan, Kabupaten Karo, membubuhkan tanda tangan simbol komitmen tidak membuang sampah sembarangan di lokasi tersebut, Sabtu (3/6/2017). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Ada suatu yang berbeda di lokasi persinggahan Panatapan, Kabupaten Karo, Sabtu (3/6/2017).

Siang itu, tepat pukul 13.00 WIB, para pengunjung di lokasi mendadak disambangi oleh sejumlah mahasiswa yang tampak membawa sehelai spanduk serta alat peraga orasi.

Satu per satu, para pengunjung yang sedang asyik menyantap makanan atau menikmati sejuknya suasana alam diminta untuk membubuhkan tanda tangan di sepanduk tersebut.

Mereka diminta berkomitmen tidak membuang sampah di wilayah hutan lindung ini.

Mereka juga diberikan sosialisasi dengan metode persuasif yang berlangsung santai. Sosialiasi dan pennyuluhan ini juga diikuti oleh para perwakilan pedagang atau pengelola kafe-kafe di Panatapan.

Baca: Waspadai Demam Berdarah Saat Perubahan Cuaca

Baca: BREAKING NEWS: Alami Pelecehan Seksual, Siswi SMA Ini Nekat Loncat dari Angkot yang Melaju Kencang

Baca: NEWS VIDEO: Pengakuan Siswi Korban Pelecehan: Sopir Angkot Tak Mau Berhenti hingga Ia Nekat Loncat

Tujuannya, para pengelola serta pengunjung sama-sama dapat bersikap selayaknya berada di kawasan hutan lindung. Termasuk agar tidak membuang sampah sembarangan.

Adalah rombongan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Generasi Muda Pecinta Alam (Gemapala) Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara.

Menurut Ketua Gemapala, Frans Julio Simanjuntak alias Ngok Sin, kegiatan ini merupakan program tahunan organisasi tersebut yang selalu digelar menjelang Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni.

"Tujuannya satu, kita ingin semua sadar, bumi cuma satu dan kita beruntung dianugerahkan Tuhan kekayaan hutan ini. Jangan disia-siakan dan dirusak. Kita mulai dari hal yang paling sepele dulu, contoh membuang puntung rokok pada tempatnya," kata mahasiswa Jurusan Pariwisata ini

Berbagai reaksi pun muncul saat anggota Gemapala yang berjumlah 16 orang mulai mendatangi para pengunjung di tempat mereka duduk. Seperti yang diharapkan, mayoritas pengunjung menunjukkan respons positif.

Ada yang sekadar tertawa dan menyambut dengan candaan. Ada pula yang tampak begitu menikmati sosialisasi yang dibalut dalam dialog ringan tersebut. Namun tak ada satu pun pengunjung dan pengelola kafe yang menolak berpartisipasi pada aksi ini.

Panatapan adalah lokasi persinggahan yang berada di kawasan hutan lindung. Letaknya berada di antara pegunungan sehingga membuat udaranya sejuk. Panorama alam yang ditawarkan di lokasi ini pun cukup menarik.(*)

Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help