TribunMedan/

Wimboh Santoso Pimpin OJK Periode 2017-2022, Ini yang Akan Dilakukannya

"Jadi yang terpilih menjadi Ketua Dewan Komisioner OJK adakah Wimboh," ujar Ketua Komisi XI DPR Melchias Marcus Mekeng di Gedung DPR, Jakarta.

Wimboh Santoso Pimpin OJK Periode 2017-2022, Ini yang Akan Dilakukannya
KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, saat jalani fit and proper test, Senin (5/6/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com - Komisi XI DPR memutuskan menggelar voting untuk menentukan jajaran Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2017-2022.

Dari hasil voting dipastikan bahwa OJK akan dipimpin oleh Wimboh Santoso selama lima tahun ke depan. Dari total 55 suara anggota Komisi XI, Wimboh mendapatkan suara 50 suara.

Adapun Sigit Pramono mendapatkan 4 suara. Sementara satu Anggota Komisi XI memilki tidak memilih.

"Jadi yang terpilih menjadi Ketua Dewan Komisioner OJK adakah Wimboh," ujar Ketua Komisi XI DPR Melchias Marcus Mekeng di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (8/6/2017).

Saat berita ini diturunkan, Anggota Komisi XI masih menggelar pemilihan enam calon komisioner OJK yang akan mendampingi Wimbo Santoso.

Sebelumnya, Komisi XI menggelar uji kelayakan dan kepatutan calon komisioner OJK sejak Senin (5/6/2017).

Ada 14 calon komisioner OJK yang disodorkan Presiden Joko Widodo namun hanya 7 yang akan menduduki kursi komisioner OJK.

Wimboh saat ini menjabat Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Sebelumnya, Wimboh berkarier di Bank Indonesia (BI) dan pernah menjabat Kepala Kantor Perwakilan BI di New York dan Direktur di Dana Moneter Internasional (IMF).

Komisi XI DPR RI menyoroti jabatan yang pernah diemban Wimboh di IMF. Anggota dewan khawatir, koneksi Wimboh dengan IMF bisa berujung pada intervensi.

"Bapak punya koneksi kuat dengan IMF. Dikhawatirkan Bapak akan diintervensi," ujar Elviana, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Gedung DPR/MPR/DPD, Senin (5/6/2017).

Halaman
123
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help