Krisis Qatar

Jemaah Haji Qatar Dilarang Masuk Mekkah, Begini Tanggapan Arab Saudi

Pemerintah Arab Saudi dikabarkan melarang jemaah haji Qatar memasuki Masjidil Haram di Mekkah.

Jemaah Haji Qatar Dilarang Masuk Mekkah, Begini Tanggapan Arab Saudi
AP PHOTO / MOSA'AB ELSHAMY
Umat Islam melakukan tawaf atau berjalan mengelilingi Kakbah di Masjidil Haram, kota suci Mekah, Saudi Arabia, 20 September 2015. Tawaf dilakukan sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji. 

TRIBUN-MEDAN.com – Pemerintah Arab Saudi dikabarkan melarang jemaah haji Qatar memasuki Masjidil Haram di Mekkah.

Harian terbitan Qatar, Al-Sharq mengabarkan, situasi ini merupakan buntut dari krisis diplomatik yang dihadapi negeri kecil itu.

Sementara itu, Komnas HAM Qatar (NHRC) mengatakan, telah menerima keluhan dari jemaah haji Qatar yang saat ini berada di Mekkah. Demikian Al-Sharq mengabarkan, Sabtu (10/6/2017).

Ketua NHRC Ali bin Smaikh al-Marri mengatakan, insiden yang melibatkan jemaah haji ini merupakan pelanggaran HAM karena mencegah jemaah Qatar melaksanakan ibadah.

NHRC mengecam keras insiden tersebut karena menjalankan ibadah dijamin dalam konvensi hak asasi manusia.

Selain itu, biasanya pemerintah Saudi tak pernah menanyakan etnis atau asal negara jemaah yang akan memasuki Masjidil Haram.

Riyadh membantah jika Arab Saudi melarang warga Qatar memasuki kota suci Mekkah, setelah keputusan pekan lalu untuk memutuskan hubungan dengan Qatar, demikian laporan Al Arabiya.

Riyadh mengkonfirmasi bahwa 206 orang yang datang dari Qatar diperkenankan melintasi perbatasan Salwa, Jumat (9/6/2017) sehingga mereka dapat melaksanakan ibadah umrah di Mekkah.

Lembaga Pemerintah Arab Saudi yang mengawasi urusan kedua masjid agung di Mekkah dan Madinah mengkonfirmasi di dalam satu pernyataan bahwa lembaga tersebut memberi layanan buat jamaah dari semua negara di dunia, termasuk Qatar.

Lembaga itu menggambarkan laporan yang beredar di media sosial sebagai tuduhan tanpa dasar.

Halaman
12
Editor: Tariden Turnip
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved