Ustaz Al-Habsy: Ada Orang Non Muslim Minta Ramadan Jadi Tiga Kali Setahun

Menurut Al-Habsy, bulan Ramadhan tidak hanya berarti bagi kalangan muslim saja. Namun, juga dari kalangan non muslim.

Ustaz Al-Habsy: Ada Orang Non Muslim Minta Ramadan Jadi Tiga Kali Setahun
Nurul Nareswari/Grid.ID
Ustaz Al Habsyi saat ditemui Grid.ID di Kuningan City, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/6/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Sebagai seorang pendakwah, banyak kejadian unik yang dialami oleh Ustaz Al-Habsy.

Salah satunya, dirinya bercerita sempat dipeluk oleh orang non-muslim saat berdakwah di salah satu kota.

"Ada yang menarik ketika saya tabligh akbar di satu kota. Turun ke sana, saya dipeluk oleh orang non muslim. 'Ustadz Alhabsyi ya' 'iya kok tahu mas' 'saya sering denger ustadz tausiyah di tv," cerita Ustaz Al-Habsy saat ditemui di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/6/2017).

Lalu Ustaz Al-Habsy pun menguji orang tersebut dengan menanyakan apa yang telah ia sampaikan dalam tausiyahnya di TV.

Ternyata benar, orang tersebut menjawab persis seperti apa yang disampaikan ustaz saat tampil di TV.

"Kalau begitu saya tes kemarin saya ngomongin apa. Dia jawab, Ramadan bulan berkah. Bener nggak berkah? 'Benar ustadz ternyata bukan buat orang Islam saja'," papar Ustaz Al-Habsy mengulang percakapannya dengan orang tersebut.

Orang tersebut mengakui sebagai non muslim, ia juga merasakan berkah selama bulan Ramadhan.

"Omset saya besar, sebelum Ramadan seratus juta, setelah Ramadan tiga ratus juta, ini kan berkah namanya ustadz. Alhamdulillah, saya bilang kalau memang abang bisa mendapatkan keberkahan Ramadan," ujar Ustaz Al-Habsy.

Baca: Tak Lagi Hadiri Sidang Cerai, Ini Alasan Ustaz Al Habsy

Bahkan orang tersebut meminta Ustaz Al-Habsy untuk menemui MUI dan menyarankan agar bulan Ramadhan ditambah waktunya.

"Saya mau jalan tangan saya dipegang 'ustadz kapan pulang ke Jakarta' 'besok'. Dia bilang 'Titip pesan dong buat MUI kalau bisa bikin Ramadan tiga kali saja setahun'," cerita ustaz sambil tertawa.

Dari kejadian tersebut, ustaz Al-Habsy mendapat pelajaran berharga bahwa bulan Ramadhan tidak hanya berarti bagi kalangan muslim saja. Namun, juga dari kalangan non muslim.

"Saya dapat pelajaran, ada orang non muslim mendapatkan keberkahan Ramadan dan dia berharap Ramadan setahun datang lebih dari satu kali,"

"Ada orang yang mengaku beriman tapi kaget Ramadan datang. Tidak sedikit yang mengatakan Ramadan lagi Ramadan lagi perasaan belum kelar satu tahun,"

"Berarti dia orang yang tidak bisa menerima keberkahan Ramadan. Saya sendiri merasakan keberkahan Ramadan, masya Allah mudah-mudahan keberkahan ini buat kita semua," tutur ustaz. (Grid.ID/Nurul Nareswari)

Editor: Liston Damanik
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved