Home »

Cetak

Baca Edisi Cetak Tribun Medan

Sekolah Bisa Datangkan Guru Ngaji dan Sintua Jika Terapkan Lima Hari Belajar

"Setiap permulaan ada penolakan, karena konsep tidak dipahami secara utuh," kata -Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri.

Sekolah Bisa Datangkan Guru Ngaji dan Sintua Jika Terapkan Lima Hari Belajar
Tribun Medan
Siswa belajar di SMA Parulian 1 Medan. 

MEDAN,TRIBUN-Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri masih menunggu pemberitahuan secara resmi berlakunya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Hari Sekolah.

Peraturan ini merupakan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru. Peraturan ini sebelumnya mengatur mewajibkan guru mengajar 24 jam untuk mendapat tunjangan profesi dan diganti menjadi 40 jam kerja dalam seminggu.

Ia mengatakan, posis Pemerintah Kota Medan tidak menolak, dan tidak menerima begitu saja program tersebut. Jika peraturan tersebut berlaku, Hasan ada usul untuk mendatangkan guru mengaju dan situa ke sekolah serta memperbanyak ekstrakurikuler. Tujuannya agar siswa tak terbebani belajar selama di sekolah.

"Kalau anak-anak di sekolah sampai sore, kita bisa buat kegiatan keagamaan juga. Bisa saja guru ngaji kita datangkan ke sekolah, bisa saja sintua didatangkan ke sekolah. Nggak ada yang salah itu," katanya, Sabtu (17/6).

Tapi, menurutnya, setiap program baru pasti ada yang pro dan kontra.

"Setiap permulaan ada penolakan, karena konsep tidak dipahami secara utuh. Di tingkat nasional pun masih ada penolakan-penolakan. Jadi, mesti ada sosialisasi dari kementerian dan kami-kami ini," ujarnya.

Ia menambahkan, di Medan sudah pernah dilakukan hal seperti ini, sekitar tujuh tahun lalu.

"Dulu dua tahun sudah jalan itu. Kita sudah lebih duluan melakukannya daripada menteri. Sabtu, kami jadikan hari pengembangan diri bagi anak-anak. Dan, bagi guru dalam rangka konsolidasi tugas di minggu berikutnya," ujarnya.

Hasan menambahkan, soal kebijakan kurikulum dan hari-hari belajar mereka harus ikut kebijakan nasional.

Mereka akan menyesuaikannya dengan kemapuan sekolah-sekolah di Medan.

Halaman
123
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help