TribunMedan/

NEWS VIDEO: Oknum TNI AU Penganiaya Jurnalis Didakwa Dua Pasal Sekaligus, Ini Hukuman Maksimalnya

Kedua jurnalis yang menjadi korban penganiayaan tersebut adalah Array A Argus dari Tribun Medan dan Andri Syafrin dari iNews TV.

NEWS VIDEO: Oknum TNI AU Penganiaya Jurnalis Didakwa Dua Pasal Sekaligus, Ini Hukuman Maksimalnya
Tribun Medan / Azis
Anggota TNI AU Lanud Soewondo, Prada Rommel P Sihombing, terdakwa dugaan penganiayaan wartawan saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Militer I-02 Medan, Senin (19/6/2017). (Tribun Medan / Azis) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kasus pemukulan junalis pada tanggal 15 Agustus 2016 yang dilakukan Pratu Rommel P Sihombing personel Paskhas TNI AU Lanud Suwondo Medan akhirnya disidangkan.

Sidang perdana berlangsung di Pengadilan Tinggi Militer Jalan Ngumban Surbakti No 45, Medan, Senin (19/6/2017).

Kedua jurnalis yang menjadi korban penganiayaan tersebut adalah Array A Argus dari Tribun Medan dan Andri Syafrin dari iNews TV.

Penganiayaan terjadi saat kedua wartawan melakukan peliputan aksi demonstrasi warga Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, di kawasan Karang Sari, Kecamatan Medan Polonia, Medan, Senin (15/8/2016).

Baca: Oknum TNI AU, Rommel Sihombing Sempat Gelagapan Menjawab Pertanyaan Saat Sidang Perdana

Baca: Dua Oknum TNI AU Tersangka Penganiayaan Wartawan Sudah Ditahan

Pantauan Tribun-Medan.com, sidang pembacaan dakwaan terhadap pemukulan korban Array A Argus dijadwalkan pukul 10.00 WIB molor hingga pukul 13.40 WIB.

Sidang yang dipimpin majelis hakim yang diketuai Kolonel Chk Budi Purnomo dihadapan terdakwa mengatakan sidang dilakukan secara terbuka dan profesional.

"Sidang terbuka untuk umum jadi tidak ada pengaruh oleh pihak manapun dan bekerja secara profesional," ungkapnya di Ruang Sidang Utama Pengadilan Tinggi Militer Medan.

Halaman
12
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help