TribunMedan/
Home »

Sumut

Astaga! Bapak Ini Ajarkan Dua Anaknya Jual Sabu Secara Online

Seorang pria berumur Pransiskus Sianipar (65) diamankan bersama dua orang anak lelakinya dalam tindak pidana sindikat penyalahgunaan narkotika jenis s

Astaga! Bapak Ini Ajarkan Dua Anaknya Jual Sabu Secara Online
Tribun Medan/Dedy
Kapolres Simalungun gelar kasus sindikat sabusabu yang melibatkan satu keluarga bermarga Sianipar di Asrama Polisi Jalan Asahan, Selasa (20/6/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA - Polres Simalungun mengamankan sindikat narkotika Siantar yang merupakan satu keluarga.

Seorang pria berumur Pransiskus Sianipar (65) diamankan bersama dua orang anak lelakinya dalam tindak pidana sindikat penyalahgunaan narkotika jenis sabusabu.

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaiatan mengatakan, sindikat ini menjalankan bisnis sabusabu secara online dengan menggunakan laptop untuk memasarkannya.

Di antanya juga memiliki peran masing-masing. Petugas melakukan teknik undercover by menyaru sebagai pembeli untuk membongkar sindikat ini.

Baca: Bandar Sabu Ini Diburon Masyarakat Diminta Berikan Informasi

Baca: Bawa 5 Kilo Sabu dan Ribuan Ekstasi, Pria Ini Ditangkap Saat Razia

"Ketiganya adalah bapaknya dan dua anaknya, Godfathernya Pransiskus Sianipar, terus ini ada anaknya yang berprestasi guru private Brando Sianipar dan satu lagi anaknya Leo Sianipar. Mereka ini bisnis sabunya dari rumah mereka," kata Marudut Panjaiatan di asrama polisi, Jalan Asahan Kota Pematangsiantar, Selasa (20/6/2017)

Liberty menambahkan ketiga tersangka merupakan sindikat peredaran sabusabu seorang DPO bernama Arifin yang merupakan anak seorang ketua Organisasi Kepemudaan di Kota Pematangsiantar.

Ketiganya terbukti terlibat atas kepemilikan 2 Ons sabusabu yang diamankan 14 Juni 2017 lalu dari sebuah rumah gubuk berbahan kayu.

"Sabu sabu ada 2 Ons diamankan dari sebuah kosan-kosan Deborah pas dekat di samping rumah dinas Walikota. Jadi mereka ini sepertinya mencari lokasi pejabat-pejabat untuk mengelabuhi petugas kepolisian," kata Liberty.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help