TribunMedan/

Kontroversial, Jemaah Masjid Ini Perbolehkan Wanita Jadi Muazin dan Imam Salat

Di masjid ini, baik orang-orang Sunni ataupun Syiah diperbolehkan untuk berkhotbah secara berdampingan.

Kontroversial, Jemaah Masjid Ini Perbolehkan Wanita Jadi Muazin dan Imam Salat
Seyran Ates kotbah di Masjid Ibn Rusyd-Goethe. 

TRIBUN-MEDAN.com-Sebuah "masjid liberal" untuk semua umat Islam telah dibuka di Berlin, Jerman.

Dilansir dari Daily Mail, masjid tersebut diberi nama Masjid Ibn Rusyd-Goethe yang bertempat di dalam Gereja Protestan di Berlin.

Di masjid ini, baik orang-orang Sunni ataupun Syiah diperbolehkan untuk berkhotbah secara berdampingan.

Namun, ketika beribadah, perempuan tidak diperbolehkan mengenakan kerudung.

Menurut seorang aktivis yang memperjuangkan hak-hak perempuan, Seyran Ates, ternyata ada misi khusus di balik pembangunan masjid tersebut.

Sebagai seorang muslim, dengan adanya "masjid liberal" tersebut, jemaah masjid tersbut ingin menunjukkan bahwa Islam juga modern dan liberal.

Baca: Bukan Donald Trump, Ternyata Ini Kepala Negara dengan Pesawat Dinas Paling Mahal

Adanya misi ini karena banyaknya teror yang akhir-akhir ini mengatasnamakan agama.

"Ada begitu banyak teror Islam dan begitu banyak kejahatan terjadi atas nama agama saya ... penting bagi kita, Muslim modern dan liberal, juga menunjukkan wajah kita di depan umum," ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa perempuan yang beribadah di masjid ini tidak diperbolehkan mengenakan kerudung karena alasan keamanan.

Selain itu, adanya kepercayaan dalam jemaah bahwa jilbab tidak ada hubungannya dengan agama.

Baginya, jilbab merupakan sebuah pernyataan politik. (*)

Editor: Liston Damanik
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help