TribunMedan/

Pegawai Rumah Sakit Pirngadi Kena PHP, Lima Hari Jelang Lebaran Gaji 3 Bulan Tak Kunjung Cair

Humas RSUD Pirngadi Medan Edison Perangin-angin pekan lalu berjanji akan membayarkan gaji karyawan paling lambat tanggal 20 Juni 2017. Namun nyatanya

Pegawai Rumah Sakit Pirngadi Kena PHP, Lima Hari Jelang Lebaran Gaji 3 Bulan Tak Kunjung Cair
Tribun Medan / Hendrik
Karyawan RSUD Pirngadi, Selasa (13/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Ratusan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pirngadi Medan kena PHP alias pemberi harapan palsu oleh pihak manajemen rumah sakit.

Pasalnya hingga kini gaji para pegawai honor dan kontrak  yang tertunggak selama tiga bulan tak kunjung cair. Padahal lima hari lagi Lebaran akan tiba.

Humas RSUD Pirngadi Medan Edison Perangin-angin pekan lalu berjanji akan membayarkan gaji karyawan paling lambat tanggal 20 Juni 2017. Namun nyatanya tak terealisasi.

Baca: Humas Pirngadi Bantah Ada Tenaga Honor yang Dipecat Karena Tuntut Upah Layak

Baca: Mantan Dirut Pirngadi Tinggalkan Utang, DPRD Minta Wali Kota Panggil Manajemen

Baca: RSUD Pirngadi Tak Bayar gaji Petugas Kebersihan, Ketua DPRD: Dugaan Saya Ada Manipulasi Keuangan

Baca: Petugas Kebersihan RSUD Pirngadi: Kami Tidak Harapkan THR, Cuma Minta Gaji 4 Bulan Dibayar

Petugas kebersihan RSUD dr Pirngadi Medan mogok kerja karena sudah empat bulan gaji mereka tidak dibayar. Mereka meminta rumah sakit memberikan upah mereka, Senin (12/6/2017). (Tribun Medan / Hendrik)
Petugas kebersihan RSUD dr Pirngadi Medan mogok kerja karena sudah empat bulan gaji mereka tidak dibayar. Mereka meminta rumah sakit memberikan upah mereka, Senin (12/6/2017). (Tribun Medan / Hendrik) (Tribun Medan / Hendrik)

"Tak ada, janji palsu itu," ucap TR seorang pegawai honor kepada Tribun-medan.com, Selasa (20/6/2017).

Sudah tiga bulan gaji TR dan ratusan karyawan RSUD Pirngadi Medan tak dibayarkan. Padahal seharusnya saban bulan ia hanya memperoleh Rp 1,5 juta. Di RSUD Pirngadi ia telah bekerja 11 tahun sebagai perawat.

"Mau beli baju anak jelang lebaran, sudah susah ini. Tak ada yang perhatikan kami," sambungnya.

Hingga saat ini Direktur RSUD Pirngadi Edwin Effendi belum dapat ditemui, sms dan telpon Tribun-medan.com juga tak mendapat respon.(*)

Penulis: Hendrik Naipospos
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help