TribunMedan/
Home »

Sumut

Transaksi Puluhan Juta Bisnis Sabu Berhasil Dibongkar Polres Ini

"Dari buku tabungan, ada transaksi mereka dalam dua minggu mencapai 492 juta rupiah di rekening. Ini anak buah Arifin. Mereka dari Noval anak Bapak"

Transaksi Puluhan Juta Bisnis Sabu Berhasil Dibongkar Polres Ini
Tribun Medan / Dedy
Seorang polwan menunjukkan bukti transaksi debet-kredit di buku tabungan seoranag tersangka sindikat bandar sabu atas nama Brando Sianipar di Asrama Polisi, Selasa (20/6/21017). (Tribun Medan / Dedy) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun mengamankan sejumlah barang bukti ATM dan Buku Tabungan dari berbagai Bank.

Sejumlah transaksi puluhan juta pun terkuak diduga transasi jual beli sabu dari enam orang sindikat yang diamankan.

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan membeberkan, enam orang sindikat sabu itu di antaranya Pransiskus Sianipar, Brando Sianipar, Leo Sianipar, Naldo, Riki dan Marudut Sinurat.

Kenamnya terikat dengan jaringan bandar sabu Arifin Saragih yang disebut-sebut anak Ketua satu Organisasi Kepemudaan di Siantar.

Baca: Kalapas Ini Rela Hibur Warga Binaan saat Menunggu Waktu Berbuka

Kalapas Lubukpakam, EP Prayer Manik menjadi vokalis dan melantunkan lagu Virgoun - Surat Cinta Untuk Starla untuk menghibur para warga binaan Lapas Lubukpakam, Selasa (20/6/2017). (Tribun Medan / Akbar)
Kalapas Lubukpakam, EP Prayer Manik menjadi vokalis dan melantunkan lagu Virgoun - Surat Cinta Untuk Starla untuk menghibur para warga binaan Lapas Lubukpakam, Selasa (20/6/2017). (Tribun Medan / Akbar) (Tribun Medan / Akbar)

"Dari buku tabungan, ada transaksi mereka dalam dua minggu mencapai 492 juta rupiah di rekening. Ini anak buah Arifin. Mereka dari Noval anak Bapak ini (Pransiskus) yang di Tanjunggusta dan terkait dengan Arifin anak J. Saragih. Barang sabu kita aman ada 2 ons," kata Kapolres.

Dari amatan tribun-medan.com, ada tujuh buku rekening tabungan yang diamankan. Dan tampak transaksi puluhan juta beberapa kali terjadi tercatat di buku rekening dari berbagai bank atas nama Brando Sianipar.

Di antaranya dari 10 juta perhari, 13 juta, 23 juta, 30 juta bahkan ada 100 juta perhari via bank Mandiri, Bca, Simpedes BRI.

Sejumlah barang bukti itu kini diamankan di Mapolres Simalngun. Keenam orang tersangka dikenakan pasal hukuman mati atau seumur hidup atas perbuatan masing-masing.

"Mereka dikenakan Pasal 114 ayat 2 Sub 132 ayat 2 UU Nomor 25 Tahun 2009. Hukuman mati atau seumur hidup. Kita juga akan kawal ketat terus proses persidangan mereka," tukar Liberty

(Dyk/tribun-medan.com) 

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help