TribunMedan/

Manisan Cabai Merah Paling Disukai Warga Langkat

Manisan identik dengan buah pepaya, nenas atau wortel serta buah mainstream lainnya.

Manisan Cabai Merah Paling Disukai Warga Langkat
Tribun Medan/Joseph
Siti penjual manisan disepanjang Jalan Zainal Arifin, Langkat. Ia menjual Cabai Merah, Asam Glugur, Pepaya, Jagung dan Daun Pepaya dan lainnya, Rabu (7/6/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Manisan identik dengan buah pepaya, nenas atau wortel serta buah mainstream lainnya. Namun di Langkat, manisan yang dijual berbeda dengan daerah lain. Disepanjang Jalan Zainal Arifin, penjual manisan yang akrab disebut penjual Halua justru menjual manisan Cabai Merah, Asam Glugur, Pepaya dan Kolang-kaling.

"Manisan cabai merah paling laris. Mungkin orang penasaran dengan rasanya cabai," kata penjual Haluwa, Siti, Rabu (7/6).

Siti mengatakan, satu kilogram manisan cabai merah dihargai Rp 120 ribu sedangkan manisan lainnya dihargai Rp 70-80 ribu per kilogram.

Selain cabai, manisan lain yakni Pepaya, Nenas, Terong, Asam Glugur, Labu, Renda, Gundur dan Jagung daun Pepaya dan Daun Terong.

Katanya proses pembuatan cabai merah manisan diawalin dengan membersihkan cabai, direbus dalam larutan kapur untuk menghilangkan getahnya. "Setelah itu direndam selama dua hari di air gula," katanya.(*)

Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help