Keluarga Lihat Kepala Dion Naik Turun di Tengah Danau

Korban ditemukan keluarga saat turun ke sekitar lokasi kejadian. Mereka melihat kepala korban naik turun di bagian tengah danau.

Keluarga Lihat Kepala Dion Naik Turun di Tengah Danau
Tribun Medan / Dedy
Basarnas dan kepolisian evakuasi wisatawan yang tenggelam di Danau Toba 

TRIBUN-MEDAN.com - Muhamad Ridwan alias Dion (18), warga Jalan Setiabudi No 64 Medan yang hilang saat berenang di pinggiran Danau Toba, akhirnya ditemukan dan dievakuasi, Jumat (30/6).

Baca: Setelah Tusuk Polisi, Pelaku Mencoba Kabur ke Arah Terminal

Baca: Begini Ciri-Ciri Pelaku Penusuk Anggota Brimob di Masjid Dekat Mabes Polri

Koordinator Basarnas M Torang Hutahaean mengatakan hingga Kamis (29/6) sore, tim SAR Nasional Pos Danau Toba bersama pos perairan, personil Polsek Parapat belum berhasil menemukan Dion. Namun pencarian hari kedua korban ditemukan mengambang tak bernyawa di tengah Danau Toba.

"Puji Tuhan korban telah ditemukan pukul 07:30 WIB di sisi kiri pantai Tamora namun dengan keadaan meninggal dunia, selanjutnya korban dievakuasi ke rumah sakit Parapat untuk pemeriksaan selanjutnya," kata Torang.

Dijelaskan Torang , korban ditemukan keluarga korban saat turun ke lokasi yang melihat kepala korban naik turun agak di tengah danau. Selanjutnya keluarga melaporkan ke Basarnas.

"Imbauan kami bagi pengunjung wisata, agar dapat mengikuti aturan yang ada di lokasi wisata. Serta berikan pengawasan yang lebih kepada anggota keluarga yang rentan, seperti anak kecil, riwayat epilepsi, autis, lansia dan orang gemuk," tegas Torang.

Informasi yang dikumpulkan di lapangan, awalnya Dion diketahui berenang di perairan Danau Toba tepatnya di depan mess PTPN II Tamora sekitar pukul 16.00 wib, Rabu (28/6).

Baca: Mengaku Pacar Artis Korea Ini, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Melihat Dion berenang, keluarga awalnya mencoba melarangnya namun tidak diindahkan Dion. Tak lama kemudian keluarga sadar Dion sudah tidak nampak lagi dari tempat ia berenang.

Beberapa anggota keluarga Dion, antara lain Julius Simanjuntak, Wiwin dan Ayu mencari korban ke pinggiran danau dan ke lokasi pemukiman di Parapat. Namun pencarian tersebut tidak membuahkan hasil. Dion tidak jua ditemukan. Keluarga pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke petugas pos perairan.

Dalam melakukan pencarian terhadap Dion, tim penyelam Basarnas telah melakukan penyisiran kawasan perairan Danau Toba di radius 100x100 meter dan di tiga tempat berbeda. Basarnas menyisir tiga lokasi yang berdekatan dengan lokasi kejadian di radius 100x100 meter dengan durasi pencarian korban minimal 30 menit.

Bertamasya

Diketahui korban dan keluarganya tiba di Mess Tamora, Rabu (28/6) sekira pukul 12.00 WIB dengan tujuan bertamasya. Sekira Pukul 15.30 WIB korban bersama anggota keluarga pergi ke pantai Mess Tamora untuk mandi di Danau Toba.

Kemudian Korban bersama keluarga mandi di air danau pantai Mess Tamora hanya menggunakan celana pendek warna biru, tanpa mengenakan baju. Sekira pukul 16.00 WIB Korban berenang arah ke pantai Hotel Inna Parapat dan kemudian tidak terlihat lagi. Dan selanjutnya anggota keluarga, Wiwin melakukan pencarian di sekitar pantai Hotel Inna Parapat, dan tidak ditemukan keberadaan korban. (dyk)

Editor: Feriansyah Nasution
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help