TribunMedan/

Kemacetan Mengular di Kawasan Sisingamangaraja

“Kemudian, jalan lebih tinggi daripada rumah warga jadi genangan air hujan selalu masuk ke rumah warga dan rumah warga lainnya yang tinggal di..."

Kemacetan Mengular di Kawasan Sisingamangaraja
Tribun Medan / Jefri
Kondisi Jalan Sisingamangaraja Kota Medan macet karena jalanan berlumpur dan berlubang 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Jefri Susetio

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Warga Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan mengeluhkan pembetonan jalan berimbas rumah warga jadi kebanjiran bila diguyur hujan deras.

Apalagi, proyek pembetonan jalan setinggi 30 sentimeter itu masih tahap pengerjaan sehingga drainase belum tuntas dibangun.

Warga sekitar, Fauziah mengatakan, semenjak pengerjaan jalan rumah warga yang berada di pinggir jalan menjadi langanan banjir. Apalagi, drainase di beberapa titik tidak berfungsi maksimal, sehingga air hujan tidak mengalir dengan lancar.

Baca: Mengejutkan, Presenter Ganteng Tiba-tiba Unggah Dukungan LGBT, Netizen Tanya Orientasinya

“Kemudian, jalan lebih tinggi daripada rumah warga jadi genangan air hujan selalu masuk ke rumah warga dan rumah warga lainnya yang tinggal di pinggir jalan,” ujarnya kepada Tribun Medan/Tribun-Medan.com, beberapa hari lalu.

Selain itu, katanya, pekerja pembetonan jalan sempat menutup drainase yang berada di pinggir jalan. Tapi, sekarang tengah dilakukan pengorekan sekaligus pelebaran drainase di kawasan tersebut. Ia berharap pengerjaan dapat segera tuntas.

Menurutnya, sejak dilakukan pembetonan jalan, beberapa bulan lalu, rumahnya telah dua kali kebanjiran karena air enggak mengalir. Oleh sebab itu, air hujan mengenangi rumah warga apalagi sebagian jalan lebih tinggi dari lantai rumah.

“Padahal sebelumnya, rumah kami enggak pernah kebanjiran setelah hujan deras mengguyur. Hanya jalan saja yang tergenang air, enggak sampai air masuk ke dalam rumah,” katanya.

Berdasarkan pengamatan Tribun Medan/Tribun-Medan.com, proyek pembetonan jalan belum tuntas seluruhnya dan terhenti. Artinya, tidak ada pekerja yang bekerja. Namun, pengendara roda empat dan roda dua sudah dapat melintasi jalan yang sudah dibeton.

Halaman
12
Penulis: Jefri Susetio
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help