Warga Kembali Cari Korban Hilang di Air Terjun Pakai Pancing, Ini Alasannya

Upaya pencarian pada hari ketiga ini medannya sulit, volume dan turbulance air terpantau meningkat dan semakin keruh,

Warga Kembali Cari Korban Hilang di Air Terjun Pakai Pancing, Ini Alasannya
Tribun Medan/Dedi
Polisi dan warga mencari dua yang hilang di Air terjun Jambuara yang berada di Dusun Hutalima, Desa Buntu Bayu, Kecamatan Hatonduan, Kabupaten Simalungun, Minggu (2/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA - Tim pencari korban hilang air terjun Jambuara dari BPBD Asahan, SAR Tanjungbalai, kepolisian Tanah Jawa dan masyarakat sekitar alami kendala. Kondisi air terjun semakin deras dan keruh, Selasa (4/7/2017)

Upaya pencarian pada hari ketiga ini medannya sulit, volume dan turbulance air terpantau meningkat dan semakin keruh. Sehingga menyulitkan tim gabungan pencari korban Wahyu Indra Chandra alias Ican (16) Warga Asahan.

Cara alternatif dilakukan tim pencari korban dengan cara memakai galah dan pancing. Tim tidak berani mengambil resiko terjun langsung ke dalam air, karena volume air dan arus meningkat dua kali lipat dari hari kedua.

Baca: Wisatawan Hilang, Tim Pencari Kesulitan Karena Kondisi Air Terjun Tidak Bersahabat

Baca: BREAKING NEWS: Digulung Arus Sungai Air Terjun Jambuara, Dua Wisatawan Hilang

Kondisi ini lantaran hujan di daerah gunung, dan bahkan air terjun yang jatuh menjadi keruh sehingga menambah kesulitan tim untuk mencari korban yang diduga masih berada di dalam pusara air terjun tersebut.

"Kita tidak mau ambil resiko keselamatan anggota. Tim pencari akan menyisir dari atas batu dengan galah dan alat penggaruk" kata Kasi Kedaruratan BPBD Asahan, Khairudin Nur

Selain itu juga,masyrakat turut membantu mencari keberadaan korban. Saat ini ada tiga pemancing yang melakukan penyisiran dengan kail seperti saat menemukan korban meninggal pertama. Para pemancing memusatkan pencarian di tengah yang dekat dengan air yang jatuh.

"Kita akan berusaha dengan segala cara untuk mencari korban. Sejauh ini alat pancing cukup efektif mencari korban tenggelam," kata Ramli Damanik, pengelola objek wisata Air Terjun Jambuara Hatonduhan.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved