Sambangi Bareskrim, Hary Tanoe Penuhi Panggilan Pertama sebagai Tersangka Kasus SMS Ancaman

Hary Tanoe tiba dengan menumpangi Alphard hitam B 153 LT di Gedung Dittipidisber sekitar pukul 09.00 WIB.

Sambangi Bareskrim, Hary Tanoe Penuhi Panggilan Pertama sebagai Tersangka Kasus SMS Ancaman
Tribunnews.com/Abdul Qodir
Bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo didampingi pengacara Hotman Paris Hutapea mendatangi Bareskrim Polri untuk memberikan keterangan sebagai tersangka SMS ancaman. (Tribunnews.com/Abdul Qodir) 

TRIBUN-MEDAN.com - CEO MNC Group sekaligus Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, memenuhi panggilan pemeriksaan di kantor Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, Cideng, Tanahabang, Jakarta Pusat, Jumat (7/7/2017) pagi.

Pemeriksaan ini pertama buat Hary Tanoe pasca-dirinya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan ancaman melalui SMS terhadap jaksa Yulianto.

Hary Tanoe tiba dengan menumpangi Alphard hitam B 153 LT di Gedung Dittipidisber sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca: Menilik Sosok Janda Samuel Rizal yang Dikabarkan Jadi Mualaf usai Menikah dengan Anggi Pratama

Baca: Menilik Isi Rumah Musdalifah yang Super Mewah, Ini Videonya, Bikin Geleng-geleng Kepala

Baca: Mengerikan, Teroris Mengincar Markas Militer Bukit Barisan dan Kompleks Asia Mega Mas

Turun dari mobil, Hary Tanoe yang mengenakan kemeja batik hijau langsung disambut dan disalami kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea dan beberapa direktur perusahaan MMC Group yang datang lebih dulu. "Selamat pagi," ujar singkat Hary Tanoe.

Hary Tanoe langsung beranjak menuju meja petugas penerima tamu. Setelah mengisi daftar tamu, Hary Tanoe serta rombongan langsung menuju lantai dua Gedung Dittipidsiber.

Ia enggan menjawab saat ditanya awak media tentang pemeriksaan perdana sebagai tersangka kali ini.

Hotman Paris mengatakan, kliennya, Hary Tanoe akan diperiksa sebagai tersangka oleh penyidik Dittipidsiber untuk kasus SMS yang menurutnya tidak mengandung ancaman kepada jaksa Yulianto. Justru SMS tersebut berisi sikap idealis dari seorang Hary Tanoe.

"Ya sangat menyedihkan. Tapi, apa boleh buat, kalau ada panggilan kita harus datang," katanya.

Tribunnews/Abdul Qodir

Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help