Luhut Panjaitan: Investasi di Danau Toba Bersifat Business to Business

Menko Maritim Luhut Pandjaitan mengatakan, setiap investasi yang akan dilakukan di wilayah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba

Luhut Panjaitan: Investasi di Danau Toba Bersifat Business to Business
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Pelajar SMP saat Bertanding Catur di Pinggir Danau Toba Kabupaten Samosir, Rabu (10/5/2017) lalu. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Menko Maritim Luhut Panjaitan mengatakan, setiap investasi yang akan dilakukan di wilayah Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba tidak akan ditanggung oleh pemerintah, tetapi dari kerjasama antar institusi swasta atau dengan BUMN.

"Untuk para investor, bentuknya harus B2B (business to business) ," demikian disampaikan Menko Luhut di hadapan para pengusaha, BUMN, institusi pemerintah dan para pimpinan wilayah di sekitar Danau Toba pada Rakor Badan Otoritas Badan Pengelola Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba (BPOPDT).

Baca: Amien Rais: Semua Pejabat KPK Harus Diganti, Tidak Usah Bawa Massa Artis-artis dan Dosen

Dalam rapat yang dipimpin oleh Menko Luhut yang bertindak sebagi Ketua Dewan Pengarah BPOPDT, dibahas tentang berbagai permasalahan di sekitar pembangunan kawasan wisata tersebut dan pemecahannya.

Ari Prasetyo, sebagai Direktur Utama BPOPDT melaporkan perkembangan perkembangan pembangunan Bandara Silangit yang rencananya akan menerima penerbangan rute internasional.

"Penerbangan Internasional ini perlu dibuka karena jumlah wisatawan yang meningkat. Kemarin saya dapat laporan turis yang datang ke pulau Samosir tahun mencapai lebih dari 260 ribu orang padahal infrastruktur belum semua terbangun, " ujar Menko Luhut.

Kondisi Keramba Jaring Apung (KJA) milik PT Suri Tani Pemuka (PT STP) di Desa Tambun Raya, (4/5/2017). KJA milik PT STP di Tambun Raya sebelumnya dua baris, sedangkan saat difoto tampak tiga baris.
Kondisi Keramba Jaring Apung (KJA) milik PT Suri Tani Pemuka (PT STP) di Desa Tambun Raya, (4/5/2017). KJA milik PT STP di Tambun Raya sebelumnya dua baris, sedangkan saat difoto tampak tiga baris. (Tribun Medan / Royandi)

Untuk itu Menko Luhut mendesak semua yang terlibat harus bekerjasama.

Dalam rapat diungkapkan rencana untuk membangun perpanjangan landas pacu Bandara Silangit, koordinasi dengan pihak bea cukai dan kementerian penyelenggara karantina Bandara (Kementerian Pertanian, KKP dan Kementerian Kesehatan) serta kontraktor untuk menyesuaikan finalisasi desain bandara.

Baca: Tanda Tanya Publik, Putin dan Melania Trump Saling Pandang dan Berdampingan saat Jamuan Makan

Pembangunan transportasi terpadu juga menjadi topik dalam rakor ini, perusahaan angkutan Damri akan mengoperasikan bus rute Bandara Silangit-Siantar, Kereta api juga berencana membuka rute baru Lubuk Pakam-Siantar untuk menambah rute yang sudah ada Medan-Siantar.

Halaman
12
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help