Kabar Gembira! PPDB Online Tahap Kedua Akan Segera Dibuka, Ini Persyaratannya

PPDB Online tahap kedua ini digelar akibat banyaknya sekolah yang pada PPDB Online tahap pertama kurang diminati para calon peserta didik. Hal ini men

Kabar Gembira! PPDB Online Tahap Kedua Akan Segera Dibuka, Ini Persyaratannya
Tribun Medan / Nanda
Operator, verifikator dan Ketua Panitia Penyelenggara PPBD Online SMK Negeri 10 Medan Erlina Rangkuti (berdiri) saat ditemui di SMK Negeri 10 Medan Jalan Teuku Cik Ditiro, Kamis (15/6/2017).(Tribun Medan / Nanda) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F.  Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Dinas Pendidikan Pemprov Sumut Arsyad Lubis mengatakan, pihaknya akan menggelar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara online tahap kedua tahun ajaran 2017.

PPDB Online tahap kedua ini digelar akibat banyaknya sekolah yang pada PPDB Online tahap pertama kurang diminati para calon peserta didik. Hal ini menyebabkan kuota atau daya tampung sekolah yang tersedia tidak terpenuhi.

"Tahap kedua ini akan dibuka setelah proses PPBD tahap pertama tuntas. Saya sudah teken tadi Pergub-nya," kata Arsyad.

Baca: Disdik Akui Ada Kesalahan Penyelenggara PPDB Online, Ini yang Akan Dilakukan

Baca: Dinas Pendidikan Klaim Tidak Ada Kecurangan Penerimaan Siswa Baru Secara Online

Arsyad mengatakan, PPDB Online tahap kedua ini akan dibuka hanya untuk jalur akademik. Baik untuk para calon peserta didik yang berasal dari dalam maupun luar wilayah sekolah.

"Mengapa hanya untuk jalur akademik, karena hanya jalur itu yang tersisa. Jadi mereka akan bertarung sesuai nilai," kata Arsyad.

Adapun calon peserta didik yang diperbolehkan mendaftar pada PPDB Online tahap kedua ini adalah para calon peserta didik yang telah gagal mengikuti seleksi pada PPDB Online tahap pertama.

Di samping itu,  para calon peserta didik yang sebelumnya sama sekali tidak mengikuti seleksi pada PPDB Online tahap pertama juga dipersilakan bila berminat.

Halaman
123
Penulis: Nanda Fahriza Batubara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help