TribunMedan/

Resmi Pasok Listrik ke PLN, PLTM Parmonangan Berkapasitas Segini

Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) ini, merupakan pertama yang beroperasi di Desa Manalu Dolok, Kecamatan Parmonangan Tapanuli Utara.

Resmi Pasok Listrik ke PLN, PLTM Parmonangan Berkapasitas Segini
Tribun Medan / Ryan
Penandatanganan berita acara Commercial Operating Date (COD) antara PT Seluma Clean Energy dengan PLN Sumatera Utara yang digelar di Washington Room JW Marriot Hotel Medan, Kamis (13/7/2017). (Tribun Medan / Ryan) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) yang berkapasitas 2 x 4,5 Mega Watt (MW) resmi memasok listrik kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Sumatera Utara.

Resminya pasokan listrik dari PLTM Parmonangan tersebut, dilakukan setelah penandatanganan berita acara Commercial Operating Date (COD) yang digelar di Washington Room JW Marriot Hotel Medan.

Penandatangan dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT Seluma Clean Energy selaku pengelola PLTM Parmonangan, Robin Sunyoto dengan General Manager PT PLN Wilayah Sumut Feby Joko Priharto di Hotel JW Marriot, Kamis (13/7/2017).

Baca: Honda Civic Hatchback Turbo Launching di Medan, Begini Penampakannya

Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) ini, merupakan pertama yang beroperasi di Desa Manalu Dolok, Kecamatan Parmonangan Tapanuli Utara. Pembangkit listrik ini berkapasitas 2 x 4,5 MW yang dikelola PT Seluma Clean Energi.

Sebelumnya, PLTM Parmonangan juga telah menjalani serangkaian uji coba yang meliputi Run Reliability (RR) test selama 4 x 24 jam serta Running Test selama 14 x 24 jam.

Robin Sunyoto mengatakan, PLTM Parmonangan ini dapat beroperasi setelah melalui waktu tujuh tahun. Mulai dari tahap awal, kontruksi hingga beroperasi. Dikatakanny, pihaknya melihat potensi energi baru terbarukan yang sangat luar biasa sejak tahun 2009.

"Menteri ESDM mengeluarkan Permen 31 tahun 2009, sejak ini terbit, maka kami melihat ada peluang di bisnis PLTM ini. Setelah itu kami pun memulai, dan akhirnya sampai saat ini dengan hasil saat ini," katanya.

Dijelaskannya, PLTM ini menjadi yang ketujuh beroperasi di Sumatera Utara. Dalam pembangunan PLTM Parmonangan ini, pihaknya menggunakan mayoritas bahan dari Indonesia, yang merupakan karya anak bangsa.

"Harapan kami, PLTM Parmonangan bisa berkontribusi dan stabil pada sistem PLN di Sumut, mudah-mudahan kerjasama yang baik ini dapat diteruskan ke PLTM Parmonangan II. Rencananya kami akan kami buat Parmonangan II yang bisa berkapasitas 2 x 5 MW. Rencananya PPA akhir Juli 2017 ini, dalam PPA itu ada ketentuan setelah tandatangan maka mulai konstruksi setahun kemudian," jelasnya.

(raj/tribun-medan.com) 

Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help