TribunMedan/

Tak Lupa Dengan Leluhur, Ini yang Dilakukan Bupati Simalungun

Diakuinya, asal muasal Raja Garingging berasal dari Ajinembah sehingga keberadaannya di sana adalah untuk memastikan bentuk makamnya

Tak Lupa Dengan Leluhur, Ini yang Dilakukan Bupati Simalungun
IST
JR Saragih saat mengunjungi makam Raja Garingging 

Laporan Wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.COM, KARO - Bupati Simalungun JR Saragih tidak pernah lupa terhadap makam leluhurnya. Hal ini dibuktikan, dengan akan dibenahinya makam Raja Garingging yang berada di Desa Ajinembah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Hal ini diutarakan seusai menyambangi makam sejarah Raja Garingging, di sana JR Saragih langsung berkomunikasi dengan Kepala Desa Ajinembah Kompani Tarigan untuk segera membenahi makam tersebut.

"Tentunya kita harus berkoordinasi dengan Bupati Karo karena memang makam Raja Garingging ini berada di wilayah Tanah Karo, tujuannya adalah untuk mempercantik makam tersebut untuk menjadi bagian destinasi wisata yang baru untuk Tanah Karo dan menjadi ikon baru dari Desa Ajinembah," ucap JR Saragih di Desa Ajinembah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Kamis (13/7/2017).

Baca: Warga yang Alami Sakit Diabetes, Tumor, dan Kelainan Tulang Dirujuk JR Saragih ke RS Efarina

Diakuinya, asal muasal Raja Garingging berasal dari Ajinembah sehingga keberadaannya di sana adalah untuk memastikan bentuk makamnya, meskipun masih terdapat sepenggal cerita soal asal muasalnya tetapi pria yang pernah mengemban tugas sebagai polisi militer ini melihat masih banyak yang harus dibenahi.

"Ternyata di makam Raja Garingging masih ada 16 tugu Palas, dengan dibenahi maka wisatawan yang datang akan mengetahui sejarah asal muasalnya. Selain itu, makamnya juga akan terlihat lebih menarik," bebernya lagi.

JR Saragih menambahkan, keberadaan makam Garingging ini akan segera dirapihkan pasalnya keberadaan Raja Garingging berasal dari Desa Ajinembah. Dalam melakukan pembenahan, maka langkah pertama adalah memberikan batas tanah otomatis akan memudahkan proses pembenahan dengan mudah.

"Setelah menetapkan batas tanah, makam ini akan dibuat rumah adat, kemudian akan ditata dengan baik makamnya. Hal ini tentu akan membuat wisatawan akan lebih enjoy, dan bisa menambah pertumbuhan perekonomian buat masyarakat setempat," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ajinembah Kompani Tarigan mengucapkan banyak terima kasih kepada JR Saragih yang berkeinginan untuk membenahi makam Raja Garingging tersebut.

"Kami memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak JR Saragih yang mau meluangkan waktu untuk memperindah makam ini, sehingga dengan semangat baru yang menjadi kekuatan Bapak JR Saragih bisa membawa keberkahan buat banyak orang di Sumatera Utara khususnya di Tanah Karo," ucapnya.(*)

Penulis: M Azhari Tanjung
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help