TribunMedan/
Home »

Cetak

Baca Selengkapnya di Harian Tribun Medan

Kapolda Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Kapolres Cekoki Miras pada Warga, Begini Keputusannya

Paulus mengungkapkan hal tersebut berdasar penyelidikan tim gabungan Inspektorat Pengawas Daerah (Itwasda) Polda Sumut dan Polres Siantar.

Kapolda Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Kapolres Cekoki Miras pada Warga, Begini Keputusannya
(Tribun-Medan.com/Dedy Kurniawan)
Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara Irjen Pol Paulus Waterpauw membantah Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan mencekoki Bobby atau Hermanto Purba (BP) minuman keras (miras).

Paulus mengungkapkan hal tersebut berdasar penyelidikan tim gabungan Inspektorat Pengawas Daerah (Itwasda) Polda Sumut dan Polres Siantar.

"Bukan dicekoki. Kalau dicekoki itu kan artinya orang dalam keadaan dipaksa minum. Saya sudah meminta konfirmasi kepada Kapolres yang bersangkutan. Pak Kapolres itu jumpa teman lamanya dan buat acara itu," kata Paulus, Jumat (14/7/2017).

Baca: NEWS VIDEO: Rekaman Lengkap CCTV Kapolres Cecoki Bobby Minuman Keras, Ini Penjelasan Kapolda

Baca: Ini Awal Mula Cerita Dugaan Kapolres Marudut Minum Miras di Satu Cafe Hingga Tanggapan Kapolda

Sebelumnya, Kapolda memerintahkan Itwasda Polda Sumut menyelidiki kebenaran video viral Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan, yang diduga mencekoki BP minuman keras (miras). Kapolres Simalungun dan Bobby juga diperiksa tim Propam Polda Sumut di Siantar, Jumat (14/7/2017).

Tim Itwasda sudah berada di Siantar sejak Jumat dini hari. Mereka menginap di Siantar untuk mengecek kebenaran video ke lokasi kejadian.

"Tim Itwasda Polda Sumut dan Propam Polda sudah saya mintai mengecek langsung ke lokasi. Tim gabungan dikomandoi Irwasda saya perintahkan meminta keterangan ke lokasi," kata Paulus.

Tim gabungan tersebut dibentuk dari Itwasda dan Polres Pematangsiantar. Mereka sudah memeriksa lima saksi mata. Mereka adalah manajer dan dua pelayan restoran, Kapolres Simalungun, BP dan JP. Mereka menjalani pemeriksaan di ruang Intel Polres Siantar hingga petang.

Kapolda Sumut juga telah meminta konfirmasi sekaligus klarifikasi kepada Kapolres Simalungun. Dan, hasil pemeriksaan saksi, kata Paulus, tidak benar Marudut mencekoki warga dengan miras langsung pakai botol. Ia juga mengatakan, BP tidak sekarat.

Halaman
123
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help