TribunMedan/
Home »

Cetak

Edisi Cetak Tribun Medan

Luar Biasa Nekat, Amri Simpan Barang Haram di Jok Sepeda Motor, Jumlahnya Bikin Geleng Kepala

"Tersangka IM sembunyi di rumah kosnya saat kami gerebek. Awalnya, tim menemukan barang bukti sabu seberat 1,89 gram dari dalam lemari baju.''

Luar Biasa Nekat, Amri Simpan Barang Haram di Jok Sepeda Motor, Jumlahnya  Bikin Geleng Kepala
Tribun Medan / Array
Pengedar sabu berinisial IM alias Amri yang ditangkap di Komplek Tomang Elok dengan barang bukti 1 Kg sabu, Jumat (14/7/2017). (Tribun Medan / Array) 

MEDAN, TRIBUN - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap pengedar sabu berinisial IM alias Amri (23). Dari tangan Amri, polisi menyita 1 kg sabu yang dikemas dalam bungkusan berwarna emas.

"Penangkapan tersangka IM ini berawal dari informasi yang disampaikan masyarakat kepada Satres Narkoba Polrestabes Medan menyangkut pengedar sabu yang ada di Kompleks Tomang Elok Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Sei Sekambing, Sunggal. Berbekal informasi tersebut, tim yang dipimpin Kasat Narkoba AKBP Ganda Saragih kemudian melakukan penyelidikan," ungkap Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan, Jumat (14/7).

Dalam proses penyelidikan itu, polisi mendapati fakta bahwa Amri memang pengedar sabu.

Pada Senin (10/7) kemarin, polisi pun menggeledah tempat tinggal tersangka.

"Tersangka IM sembunyi di rumah kosnya saat kami gerebek. Awalnya, tim menemukan barang bukti sabu seberat 1,89 gram dari dalam lemari baju tersangka," ungkap Tatan.

Ketika diinterogasi, tersangka yang semula enggan bicara akhirnya buka mulut. Ia kemudian menunjukkan barang bukti lain yang disimpan di dalam jok sepeda motor Honda Vario 4957 ADY miliknya.

"Nah, saat jok motor tersangka diperiksa, ditemukan kembali 1 kg sabu. Anggota yang berada di lapangan sempat melakukan pengembangan, namun terhenti sampai tersangka ini saja," katanya. (ray)

Menurut pengakuannya, ternyata Amri sudah lama mengedarkan narkoba di Kota Medan.

Awalnya, saat diwawancarai sejumlah awak media, pria yang tak memiliki pekerjaan tetap ini memilih bungkam.

"Saya belum lama ngedarkan (sabu) ini," kilah tersangka.

Mendengar penuturan Amri, Tatan kemudian menepuk bahu tersangka. Ia kemudian akhirnya jujur telah lama mengedarkan sabu.

"Iya pak, sudah setahun saya begini. Ini hanya dititip saja sama saya. Memang setiap kali menitipkan barang, paling banyak cuma satu kilo," katanya lagi. (ary

Editor: Tariden Turnip
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help