TribunMedan/

Heboh Medsos

Jangan Sembarang! Selimut Berujung Maut, Bayi Jordan Meninggal Dunia

Ketika bayi tidur, pergerakannya bisa ke mana saja, sehingga selimut dapat menutupi mulut dan hidung anak.

Jangan Sembarang! Selimut Berujung Maut, Bayi Jordan Meninggal Dunia
medicaldaily.com
Bayinya meninggal, seorang ibu memberi peringatan pada orangtua tentang bahaya selimut untuk bayi. (medicaldaily.com) 

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang ibu asal Washington menggunakan media Facebook untuk memperingatkan para orangtua akan bahayanya membiarkan bayi tidur menggunakan selimut.

Bayi laki-lakinya, Jordan DeRosier yang berusia tujuh bulan ditemukan tidak bernyawa akibat selimut yang melilit kepalanya awal pekan ini.

Sloan telah menggunakan situs jejaring sosial untuk mendokumentasikan kesedihannya dan berbagi pengalamannya kepada orang banyak, terutama yang menggunakan akun media sosial.

Baca: Video Viral Jupe Ini Muncul Lagi dan Bikin Netizen Menangis

Baca: Reaksi Menohok Ayu Ting Ting karena Dikucilkan dan Kerap Disindir di Pesbukers

Baca: Gak Nyangka, Artis Indonesia Ini Ternyata Punya Hubungan dengan Cristiano Ronaldo, Kok Bisa?

Selimut yang diletakkan di tempat tidur bayi sangat berbahaya bagi bayi, karena ketika bayi tidur, pergerakannya bisa ke mana saja, sehingga selimut dapat menutupi mulut dan hidung anak.

Hal ini akan menjadi sulit bagi bayi untuk bernapas.

Pada 3 Juli lalu, Sloan menulis sebuah penghormatan terakhir untuk bayi laki-lakinya. Ia mengatakan:

"Pelangi kami, waktu singkatmu di bumi ini punya berkat yang begitu banyak. Kau adalah hadiah untuk semua orang yang mengenalmu, dan inspirasi bagi semua orang yang tidak mengenalmu. Kematianmu telah membawa pengaruh untuk dunia ini, dan telah meninggalkan kekosongan yang dirasakan oleh begitu banyak orang.

Bukti bahwa hidupmu dipenuhi begitu banyak cahaya dan rahmat. Kau tidak bisa lagi menjalani impian kita untukmu, namun impian kita adalah di mana kita akan menemukan kamu selamanya.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help