TribunMedan/
Home »

Cetak

Edisi Cetak Tribun Medan

ASTAGA! Polisi Ini Kendalikan Peredaran Narkoba, Ditemukan 44 Kilogram Sabu saat Ia Ditangkap

Seorang oknum anggota polisi, Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Seheryanto ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN).

ASTAGA! Polisi Ini Kendalikan Peredaran Narkoba, Ditemukan 44 Kilogram Sabu saat Ia Ditangkap
Tribun Medan/Danil
Kapolda Sumut, Irjen Paulus Waterpauw (kiri) bersama Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Arman Depari (dua kiri) memperlihatkan barang bukti narkoba saat gelar kasus di Mapolda Sumut, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (15/7/2017) malam. Petugas BNN bersama Polda Sumut berhasil menangkap 10 orang tersangka jaringan narkoba internasional dua diantaranya ditembak mati dan seorang merupakan anggota kepolisian bernama Aiptu Suherianto, dengan barang bukti 44 kg sabu, di kawasan Perbaungan, Serdang Bedagai, Sumatera Utara. TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Seorang oknum anggota polisi, Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Seheryanto ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN).

Ia diringkus bersama sembilan orang lainnya anggota sindikat internasional peredaran narkoba di Kota Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara, Sabtu (15/7/2017). Dua bandar bernama Bambang dan Panjul alias Boy tewas terkena timah panas, ditembak petugas.

Aiptu Suheryanto adalah anggota Polair Polres Serdangbedagai. Suheryanto diduga terlibat langsung dan membantu para gembong narkoba memasok sabu asal Malaysia ke Sumut.

"Peran Aiptu S, anggota Polair Polres Sergai, untuk sementara sebagai pengendali atau membantu masuknya narkoba dari kapal," Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw saat jumpa pers di Ruang Tribrata Markas Polda Sumut Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sabtu (15/7) malam.

Baca: Masih Kurang Gajinya Ya Pak? Polisi Ini Sudah Enam Bulan Jadi Pengendali Peredaran Sabu

Baca: CATAT! Go Car, Grab Car, dan Uber Dilarang Beroperasi, Ini Alasannya

Baca: NEWS VIDEO: Polda dan BNN Tangkap Pengedar Sabu Seberat 44 Kilogram Jaringan Malaysia Indonesia

Menurut Kapolda, Suheryanto mengaku, sudah enam bulan mengendalikan peredaran sabu via jalur pantai.Saat dihadirkan dalam gelar pemaparan di Mapolda Sumut, Aiptu Suheryanto, yang mengenakan kaus merah diminta berjalan lebih dulu sambil membawa puluhan bungkus narkoba berwarna hijau.

Ia masuk jaringan yang beranggotakan 10 orang, dan baru sembilan yang dapat ditangkap.

Ketika masuk ke Aula Tribrata, Suheryanto, yang kedua tangannya diborgol, tak berani menatap tegak. Ia tampak menunduk, apalagi saat bertemu dengan Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Halaman
1234
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help