TribunMedan/

BEI Genjot Jumlah Investor Lewat Program YNS

“Dengan pembukaan rekening mulai Rp 100ribu, masyarakat yang berminat menjadi investor bisa memilih sistem nabung yang mana seperti pilih saham yang..

BEI Genjot Jumlah Investor Lewat Program YNS
Tribun Medan / Ayu
Satu kegiatan Program Yuk Nabung Saham (YNS) yang dilakukan BEI di IAIN Padang Sidempuan. (Tribun Medan / Ayu) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Bursa Efek Indonesia (BEI) terus gencar melakukan sosialisasi program Yuk Nabung Saham (YNS).

Hal tersebut dilakukan untuk menggenjot jumlah investor khususnya investor ritel, serta meningkatkan literasi pasar modal di masyarakat.

Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Medan, kepada Tribun, mengatakan, BEI juga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin menjadi investor yang salah satunya yaitu kemudahan pembukaan rekening mulai Rp 100ribu.

Baca: Penjualan Semester I Daihatsu, didukung oleh Tiga Kontributor

“Dengan pembukaan rekening mulai Rp 100ribu, masyarakat yang berminat menjadi investor bisa memilih sistem nabung yang mana seperti pilih saham yang direkomendasikan atau berdasarkan kemampuan finansial investor,” ujarnya, Senin (17/7/2017).

Ia menerangkan, saham-saham yang dipilih juga merupakan saham-saham yang Blue Chip yaitu saham dari perusahaan besar yang memiliki pendapatan stabil dan liabilitas dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.

“Masyarakat juga bisa memilih autodebet pembelian saham atau melakukan berdasarkan perintah investor,” terangnya.

Ia menjelaskan, sejak Desember tahun 2015 lalu, BEI sudah gencar melakukan sosialisasi dan edukasi mulai dari ke instansi-instansi, komunitas hingga civitas akademik.

“BEI juga rutin mengikuti beberapa kegiatan lain seperti expo yang bertujuan untuk mengajak masyarakat menjadi investor di program Yuk Nabung Saham tersebut,” jelasnya.

Ia menuturkan, untuk menggenjot basis investor, BEI mendapat tugas untuk melakukan sosialisasi program Yuk Nabung Saham kepada masyarakat.

“Lewat program tersebut, banyak segmen atau sektor yang dibidik menjadi investor pasar modal,” tuturnya.

(pra/tribun-medan.com)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Sofyan Akbar
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help