TribunMedan/
Home »

Sumut

Muhammad Rafi Alfareza, Sejak Kecil Ingin Pergi ke Luar Negeri

Muhammad Rafi Alfareza, pelajar MAN Binjai, mengaku sejak kecil memiliki impian untuk bepergian ke luar negeri.

Muhammad Rafi Alfareza, Sejak Kecil Ingin Pergi ke Luar Negeri
Tribun Medan / Joseph
Muhammad Rafi Alfareza, pelajar MAN Binjai. Dia satu di antara 79 peserta pertukaran pelajar ke Amerika pada Agustus mendatang. (Tribun Medan / Joseph) 

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI - Muhammad Rafi Alfareza, pelajar MAN Binjai, mengaku sejak kecil memiliki impian untuk bepergian ke luar negeri. Dia adalah satu di antara 79 peserta yang akan mengikuti pertukaran pelajar di Amerika.

Impian tersebut katanya, sudah mulai terbersit di benaknya sejak duduk di bangku MTSN. Apalagi pamannya pun kerap berkunjung ke negeri adidaya tersebut. "Saya sejak kecil sudah pengen ke luar negeri, apalagi saat ada siswa pertukaran pelajar yang datang ke sekolah kami," katanya, Senin (17/7).

Dia mengaku sudah tidak sabar untuk mengunjungi Amerika. Berbagai negara bagian katanya sangat ingin dia datangi. "Pengen ke pantai di Miami, Florida hingga ke New Jersey dan pastinya lihat patung Liberty," ujar anak tunggal ini.

Berbagai persiapan sudah dia lakukan termasuk kesehatan. Satu di antaranya yakni wajib menerima suntikan 15 jenis vaksin agar tetap sehat saat berada di Amerika.

Selepas pulang dari Amerika, Rafi kelak ingin melanjutkan pendidikannya di Jepang dan mengikuti program Mombugkakusah. "Saya mau ambil Kedokteran atau jurusan Hubungan Internasional," katanya.

Kata siswa kelas XI tersebut, rencananya mereka akan tinggal di Amerika selama satu tahun. Di sana, mereka akan belajar secara formal dan informal. Rafi mengatakan keikutsertaanya pada progam Youth Exchange Study (Yes) yang di bawahi American Field Service adalah bagian dari Intercultural Program.

"Dari Indonesia ada sebanyak 79 pelajar yang akan mengikuti kegiatan tersebut. Sembilan dari Sumut," katanya, di MAN Binjai, Jalan Pekanbaru, Rambung Barat.

Dia mengatakan, membutuhkan waktu selama satu tahun untuk bisa lolos menjadi peserta progam. Selain harus lolos ujian secara nasional, dia pun mendaparkan test lanjutan. "Kebetulan saya dan teman saya, Adri Edhal Rido lolos tanpa membayar apapun," katanya.

Rencaanya mereka akan berangkat pada Agustus mendatang. Mereka akan tinggal di induk semang di Washington DC.(*)

Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help