TribunMedan/
Home »

Video

Waswas Dijadikan Contoh, Mensos Khofifah Minta Foto Bulan Madu Nenek Rohaya Jangan Diviralkan

Setiap pria dan wanita yang belum mencapai batasan umur yang ditetapkan tersebut tidak boleh melangsungkan perkawinan.

Waswas Dijadikan Contoh, Mensos Khofifah Minta Foto Bulan Madu Nenek Rohaya Jangan Diviralkan
Nenek Rohaya dan suami barunya, Slamet 

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengaku telah melihat foto bulan madu remaja bernama Slamet Riyadi (16) dengan nenek Rohaya (71).

Ia berharap, masyarakat tidak membuat viral foto-foto tersebut.

"Saya mohon untuk tidak diviralkan, saya khawatir itu dijadikan sebagi referensi atau rolemodel," kata Khofifah disela acara halal Bihalal PP Muslimat NU sekaligus peringatan Hari Anak Nasional di Gedung Konvensi, Taman Makan Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (16/7/2017).

Menurut Khofifah, perihal pernikahan sedianya kembali merujuk pada Undang Undang Nomor 1 Tahun 1974.

Baca: Cara Kerja Mengerikan Para Wanita Pemburu Sperma, Suntik Lelaki lalu Memperkosanya Beramai-ramai

Baca: Gak Nyangka, Perempuan Uzbekistan Ini Ternyata Sudah 8 Tahun Jadi Istri Aktor Indonesia

Baca: Viral, Kisah Menyentuh Wanita yang Kehilangan 3 Anak dalam 4 Tahun

Dalam aturan disebutkan bahwa batas perkawinan minimal bagi pria adalah 19 tahun dan perempuan 16 tahun.

Setiap pria dan wanita yang belum mencapai batasan umur yang ditetapkan tersebut tidak boleh melangsungkan perkawinan.

Slamet Riyadi (16) berfoto bersama istri barunya Rohaya (71) saat ditemui di Hotel Batiqa, Palembang, Selasa (11/7/2017). Slamet dan Rohaya merupakan pasang suami isteri yang perbedaan umurnya cukup jauh. TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO
Slamet Riyadi (16) berfoto bersama istri barunya Rohaya (71) saat ditemui di Hotel Batiqa, Palembang, Selasa (11/7/2017). Slamet dan Rohaya merupakan pasang suami isteri yang perbedaan umurnya cukup jauh. TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO (TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO)

Kecuali atas permohonan keluarga kepada pengadilan untuk diizinkan.

Halaman
1234
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help