TribunMedan/
Home »

News

» Jakarta

AHY Direncanakan Hadir pada Pertemuan Tertutup antara SBY-Prabowo

Agus Yudhoyono merupakan calon gubernur DKI Jakarta yang diajukan Partai Demokrat pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Bahkan, Partai Demokrat dikabarkan me

AHY Direncanakan Hadir pada Pertemuan Tertutup antara SBY-Prabowo
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur nomor urut 1 Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni saat mengikuti debat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (10/2/2017). Debat terakhir Pilkada DKI Jakarta mengambil tema kependudukan dan peningkatan kualitas masyarakat jakarta. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUN-MEDAN.COM, CIKEAS - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan bahwa Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang merupakan putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, kemungkinan akan hadir pada pertemuan SBY dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Mas Agus juga hadir, mudah-mudahan hadir," kata Hinca, di kediaman SBY, di Cikeas, Jawa Barat, Kamis (27/7/2017).

Agus Yudhoyono merupakan calon gubernur DKI Jakarta yang diajukan Partai Demokrat pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Bahkan, Partai Demokrat dikabarkan mempersiapkan Agus sebagai calon presiden pada Pilpres 2019.

SBY dan Prabowo menggelar pertemuan tertutup pada malam ini pukul 20.30 WIB. Beberapa hal, menurut Hinca, akan dibicarakan pada pertemuan SBY dan Prabowo itu.

Baca: Pilih Prabowo-SBY atau Prabowo-AHY?

Baca: SBY Akan Bertemu Prabowo di Cikeas, Pertemuan Dilakukan Tertutup

Pembicaraan itu, misalnya berkaitan dengan negara, pemerintahan, dan kehidupan politik yang terjadi hari ini dan ke depan, tak terkecuali soal Undang-Undang Pemilu yang belum lama ini disahkan di DPR.

Dalam pengesahan UU Pemilu, DPR melakukan aklamasi untuk memilih opsi A, yaitu presidential threshold sebesar 20 persen perolehan kursi DPR atau 25 persen perolehan suara nasional, yang diwarnai aksi walk out sejumlah fraksi, termasuk Gerindra dan Demokrat.

Sejumlah pihak mengungkapkan kekecewaan terhadap UU Pemilu, terutama perihal presidential threshold.

Menurut Hinca, masalah presidential threshold ini menjadi pembahasan para pengurus partai.

Halaman
1234
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help